Hati Merupakan Organ Ekskresi Yang Berperan Dalam Proses

Hati Merupakan Organ Ekskresi Yang Berperan Dalam Proses – GridKid.id – Dalam tubuh manusia terdapat sistem ekskresi yang bertugas membuang sisa-sisa metabolisme dalam tubuh yang sudah tidak terpakai lagi.

Jika zat racun dalam tubuh tidak dikeluarkan dan dibiarkan menumpuk di dalam tubuh, bisa menimbulkan gejala gangguan kesehatan lho.

Hati Merupakan Organ Ekskresi Yang Berperan Dalam Proses

Organ ini ada dua dan letaknya di kanan dan kiri tulang belakang, tepat di bawah hati dan limpa.

Kulit Berfungsi Sebagai Alat Ekskresi, Begini Penjelasan Ilmiahnya

Pada tubuh manusia dewasa, ginjal biasanya berukuran 11 cm dan berat serta ukurannya bervariasi tergantung jenis kelamin, usia, dan ada atau tidaknya ginjal di sisi lain.

Ginjal berperan dalam menyaring darah dalam tubuh, selain mengatur keseimbangan air dan konsentrasi garam dalam tubuh.

Sebagai alat ekskresi, ginjal melakukan tiga tahap proses eliminasi, antara lain filtrasi (filtrasi), resorpsi (resorpsi), dan pengumpulan (augmentasi).

Sebagai salah satu organ yang berperan dalam sistem pernapasan, ternyata paru-paru juga berperan dalam sistem ekskresi tubuh manusia lho.

Materi Pertemuan Ok

Paru-paru berperan dalam mengeluarkan karbon dioksida (CO2), produk sisa metabolisme dari sel-sel tubuh yang dikeluarkan saat seseorang menghembuskan napas.

Pada saat seseorang menarik napas, oksigen masuk ke paru-paru kemudian melewati beberapa saluran pernafasan mulai dari hidung, faring, laring, trakea, trakea dan kemudian masuk ke paru-paru.

Oksigen tersebut kemudian digunakan dalam sel-sel tubuh untuk melakukan metabolisme sehingga dapat digunakan untuk beraktivitas. Hasil metabolisme ini meninggalkan limbah berupa karbon dioksida.

Sebagai produk limbah, karbon dioksida harus dikeluarkan dari tubuh. Karbon dioksida akan ditransfer dari sel-sel tubuh ke aliran darah melalui alveoli.

Solution: 47 Ipa Smp 8 S2 B9 Rita Purwanti Doc

Sel darah merah yang sudah rusak terurai, kandungan hemoglobin yang rusak kemudian dipecah menjadi senyawa hemin dan protein globin.

Protein globin hasil pemecahan sel darah merah kemudian dipecah menjadi asam amino yang dapat digunakan untuk membuat sel darah merah baru.

Baca juga  Suatu Pembatasan Yang Timbul Dalam Hubungan Manusia Dengan Sesamanya Adalah Pengertian Dari ?.

Sedangkan senyawa hemin diubah dari biliverdin dan zat besi, yang kemudian ditransfer ke sumsum tulang merah untuk digunakan membuat hemoglobin baru, sedangkan biliverdin diubah menjadi bilirubin.

Bilirubin dipisahkan dari komponen empedu lainnya dan diolah menjadi sterkobilin, yang kemudian menjadi pewarna tinja dan urobilinogen.

Sistem Ekskresi Online Exercise For

Urobilinogen ini kemudian mencapai ginjal dan diubah menjadi urobilin dan dikeluarkan bersama urin sebagai pewarna urin.

Kulit berperan sebagai organ sistem ekskresi untuk mengeluarkan keringat yang mengandung kelebihan air, garam mineral, atau sejumlah kecil limbah nitrogen seperti urea, yang dapat menjadi racun bagi tubuh.

Keringat akan keluar dari tubuh jika kita melakukan aktivitas seperti bergerak di cuaca panas atau berolahraga.

Kulit terbagi menjadi dua lapisan utama, yaitu epidermis dan dermis. Epidermis merupakan lapisan terluar kulit yang tersusun atas sel-sel epitel yang tersusun rapat dan mengandung senyawa keratin.

Zat Berikut Yang Tidak Dihasilkan Oleh Hati Adalah …. A. Urea B. Glukosa C. Bilirubin D. Getah Empedu

Lapisan atas sel epidermis terdiri dari sel-sel mati yang secara teratur terkelupas dan harus digantikan oleh sel-sel kulit baru.

Lapisan dermal terletak pada bagian bawah lapisan epidermis, pada bagian ini terdapat otot penggerak rambut, pembuluh darah, serabut saraf, kelenjar sebasea yang berperan dalam produksi minyak pelumas.

Di bagian kulit ini juga terdapat kelenjar keringat yang berperan dalam produksi keringat. Keringat mengubah panas tubuh sehingga bisa dikeluarkan sehingga suhu tubuh menjadi dingin.

Kunjungi adjar.id untuk membaca artikel edukasi guna menunjang aktivitas belajar dan menambah pengetahuan Anda. Lebih cerdas dalam belajar bersama adjar.id, dunia belajar anak Indonesia.

Struktur Dan Fungsi Organ Ekskresi Pada Manusia

Informasi Kunci Jawaban Materi IPA SMP Kelas 8 Halaman 80, Zat Residu Dalam Tubuh Selasa 25 Januari 2022 | 08:40 WIB

Informasi materi IPA kelas 8 Semester 2 : Apa saja sistem ekskresi pada manusia? Jumat, 11 Februari 2022 | 11:40 WIB

Informasi 5 Peran Kulit Sebagai Alat Ekskresi Tubuh Beserta Penjelasannya Selasa 22 Februari 2022 | 09:20 WIB

Informasi Tentang Organ Sistem Pernafasan Bagian Bawah Pada Tubuh Manusia Kelas Biologi SMA 8 Selasa 8 Maret 2022 | 10:00 WIB “Hati merupakan organ padat dan kelenjar terbesar dalam tubuh manusia. Badan ini melakukan lebih dari 500 tugas penting. Diklasifikasikan sebagai bagian dari sistem pencernaan, hati melibatkan detoksifikasi, sintesis protein dan produksi bahan kimia yang membantu mencerna makanan.

Peran Organ Organ Sistem Ekskresi Dalam Tubuh Manusia, Biologi Kelas 9 Smp

Halodoc, Jakarta – Dengan berat 1,44 hingga 1,66 kilogram, hati merupakan organ berwarna merah kecokelatan dengan tekstur kenyal. Organ ini terletak di bagian atas, tepat di sisi kiri perut, di bawah paru-paru. Kulit adalah satu-satunya organ yang lebih berat dan lebih besar dari hati.

Baca juga  Posisi Badan Saat Melakukan Gerak Mengambang Adalah

Hati kira-kira berbentuk segitiga dan terdiri dari dua lobus, lobus kanan yang lebih besar dan lobus kiri yang lebih kecil. Lobus-lobus tersebut dipisahkan oleh ligamen falciformis, yaitu suatu pita jaringan yang menjaga lobus-lobus tersebut melekat pada diafragma. Lapisan jaringan fibrosa yang disebut kapsul Glisson menutupi bagian luar hati. Kapsul tersebut kemudian ditutupi oleh peritoneum, yaitu selaput yang membentuk lapisan rongga perut.

Tidak seperti kebanyakan organ, hati memiliki dua sumber utama darah. Vena portal membawa darah kaya nutrisi dari sistem pencernaan, dan arteri hepatik membawa darah beroksigen dari jantung. Pembuluh darah terbagi menjadi kapiler-kapiler kecil, yang masing-masing berakhir di lobulus. Lobulus sendiri merupakan unit fungsional hati dan terdiri dari jutaan sel yang disebut hepatosit. Darah dikeluarkan dari hati melalui tiga vena hepatik.

Fungsi hati sebagai organ yang berhubungan dengan sistem ekskresi manusia bisa dikatakan sangat kompleks. Berikut beberapa di antaranya:

Bantuin Ipa Punyaku Ya..kaka² Yang Baik.tapi Gak Boleh Ngasal​

Pertama, fungsi hati yang berhubungan dengan alat ekskresi adalah memproduksi empedu. Cairan empedu berwarna kehijauan dan berfungsi mengikat serta membantu pemecahan lemak di usus halus selama proses pencernaan.

Proses yang berhubungan dengan metabolisme protein akan membentuk senyawa amonium sebagai produk limbah. Amonia sendiri merupakan senyawa kimia yang keberadaannya justru merugikan tubuh. Oleh karena itu amonia kemudian akan disaring oleh hati dan diubah menjadi urea. Setelah itu, urea yang merupakan senyawa tidak berbahaya dan tidak lagi digunakan oleh tubuh akan dikeluarkan bersama urin.

Sel darah merah mati dalam beberapa bulan. Selanjutnya, hati memecah sel darah merah yang mati menjadi zat yang dapat digunakan kembali oleh tubuh, seperti zat besi, globin, dan hemin. Zat besi kemudian disimpan di hati, sedangkan globin digunakan oleh tubuh untuk membuat sel darah merah baru. Sisanya, hemin, akan digunakan empedu untuk membuat bilirubin.

Hati juga merupakan organ yang mendukung sistem kekebalan tubuh. Organ penting ini akan menyaring mikroba atau bakteri yang ada di aliran darah untuk membantu melindungi tubuh dari bahaya infeksi.

Hati Sebagai Organ Ekskresi Manusia

Semua aliran darah akan melewati hati. Saat proses ini terjadi, hati melakukan tugasnya menyaring zat-zat beracun dan segala zat yang berbahaya bagi tubuh. Selanjutnya semua zat tersebut dikeluarkan dengan bantuan empedu dan dikeluarkan ke luar tubuh dalam bentuk feses atau urin. Proses ini bertujuan untuk melindungi dan menjaga tubuh agar tidak mudah terpapar zat beracun.

Baca juga  Pernyataan Berikut Yang Termasuk Ciri-ciri Teks Deskripsi Adalah

Inilah fungsi hati terkait alat ekskresi yang perlu Anda ketahui. Seperti organ tubuh lainnya, hati juga berperan sangat penting dalam melindungi dan menjaga kesehatan tubuh. Jadi, jika Anda mengalami gejala yang tidak biasa, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter agar pengobatan bisa segera dilakukan. Gunakan aplikasi, kini konsultasi ke dokter jadi lebih mudah dan nyaman. Cukup unduh aplikasinya ke ponsel Anda.

Tautan: Kesehatan Anak Stanford. Akses 2022. Anatomi dan Fungsi Hati. Pengobatan Johns Hopkins. Akses 2022. Hati: Anatomi dan Fungsi. Berita Medis Hari Ini. Diakses tahun 2022. Apa Fungsi Hati Pada artikel biologi kelas 8 ini, pelajari tentang berbagai organ sistem ekskresi manusia, khususnya paru-paru, hati, ginjal, dan kulit. Artikel ini juga menjelaskan fungsi dan struktur sistem ekskresi. Ayo nonton bersama! –

, tentu akan berbau, menyesakkan, kotor dan menjadi sumber penyakit. Lalu apa yang harus Anda lakukan agar ruangan Anda nyaman dan tidak menjadi sumber penyakit? Itu benar, buang sampahnya!

Sistem Ekskresi Pada Tubuh Manusia

Sama seperti tubuh manusia, tubuh perlu membuang limbah agar tetap sehat. Proses eliminasi yang dilakukan tubuh dikenal dengan sistem ekskresi.

Apa sistem ekskresinya? Sistem ekskresi adalah proses pembuangan produk sisa metabolisme yang tidak lagi digunakan tubuh.

Limbah nitrogen seperti urea, limbah hasil pemecahan sel darah merah seperti bilirubin, hingga zat berlebih seperti kelebihan air (H

O), yang dapat dikeluarkan melalui keringat dan urin. Tujuan dikeluarkannya zat-zat tersebut adalah agar zat sisa yang ada di dalam tubuh tidak meracuni organ lain.

Sistem Ekskresi Pada Manusia, Berikut Ini Organ Dan Fungsinya!

Terdapat 4 jenis organ pada sistem ekskresi manusia yaitu ginjal, paru-paru, hati, dan kulit. Yuk, kita bahas satu per satu!

Anda pasti sudah familiar dengan organ paru-paru karena Anda telah mempelajari pembahasan paru-paru pada bab sistem pernafasan. Nah, selain berperan sebagai organ pernapasan, paru-paru juga berperan sebagai organ ekskresi lho!

Pada sistem ekskresi manusia, fungsi paru-paru adalah mengeluarkan karbon dioksida (CO2) yang merupakan sisa metabolisme sel-sel tubuh sehingga harus dikeluarkan pada saat pernafasan.

Rinciannya, saat Anda menarik napas, oksigen masuk ke paru-paru melalui beberapa saluran napas, mulai dari hidung, lalu faring, laring, trakea, bronkus, hingga mencapai paru-paru. Kemudian di paru-paru, tepatnya di alveoli, terjadi pertukaran antara oksigen dan karbon dioksida.

Sistem Ekskresi Manusia

Oksigen ditransfer dari alveoli ke aliran darah untuk didistribusikan ke sel-sel tubuh. Oksigen tersebut kemudian digunakan oleh sel-sel tubuh untuk melakukan metabolisme agar sel-sel tubuh dapat berfungsi. Hasil metabolisme ini meninggalkan limbah berupa karbon dioksida.

Karena karbon dioksida adalah limbah, maka harus dikeluarkan dari tubuh. Oleh karena itu, karbon dioksida ditransfer dari sel-sel tubuh ke dalam aliran darah ke alveoli. Karbon dioksida ditransfer dari aliran darah ke alveoli untuk dikeluarkan dari paru-paru saat pernafasan.

Sebagai organ yang berperan dalam sistem ekskresi manusia, hati bekerja dengan cara menghancurkan sel darah merah yang tua atau rusak dan menghasilkan bilirubin yang merupakan