Paraga Sing Watake Becik Diarani Paraga

Paraga Sing Watake Becik Diarani Paraga – Kami dengan bangga mengumumkan bahwa kami sedang mengembangkan antarmuka dasbor baru untuk meningkatkan pengalaman pengguna.

Kami mengundang Anda untuk melihat dasbor baru kami dan mencobanya. Beberapa fitur tidak akan tersedia, namun akan ditambahkan di masa mendatang.

Paraga Sing Watake Becik Diarani Paraga

Jangan ragu untuk mencobanya karena mudah untuk kembali ke antarmuka yang biasa Anda gunakan.

Djaka Lodang No. 06 2023 Warna

PELAJARAN 1 Legenda ?becikKetitikHlketr. Kompetensi Dasar : 3.1 Memahami isi teks dongeng Legenda Saran : 3.1.1 Menemukan dan menafsirkan kata-kata yang dianggap sulit. 3.1.2 Menjawab pertanyaan dengan berbagai cara. 3.1.3 Mengungkapkan secara tertulis unsur-unsur dan nilai-nilai murni yang terkandung dalam legenda. Semua orang suka membaca atau mendengarkan dongeng. Selain ceritanya yang lucu, ceritanya juga mengandung nasehat yang baik. Dongeng dalam sastra Jawa banyak sekali. Jika disusun menurut isinya, dongeng dapat digolongkan menjadi: 1. Dongeng Lucu Dongeng-dongeng ini merupakan dongeng yang menceritakan kejadian-kejadian lucu di masa lalu. Cerita lucu dibuat untuk menghibur dan membuat orang tertawa ketika membaca atau mendengarkannya. 2. Dongeng adalah cerita yang menceritakan tokoh dan perbuatan manusia tetapi diilustrasikan dengan tokoh binatang. Fabel dengan tokoh binatang biasanya digunakan untuk memberikan nasehat kepada pembaca atau pendengarnya. 3. Perumpamaan adalah cerita yang menggambarkan tokoh yang mempunyai sifat atau perbuatan tertentu dan memuat akibat dari perbuatan itu. Oleh karena itu, perumpamaan merupakan cerita yang dapat digunakan untuk menjelaskan ajaran agama, keutamaan, dan kaidah melalui perbandingan (comparison). 4. Legenda hikayat menceritakan peristiwa-peristiwa yang berkaitan dengan terciptanya suatu tempat atau wilayah. Apa yang membuat suatu tempat terasa seperti ini? 5. Sage Sage adalah hikayat yang isinya berkaitan dengan peristiwa sejarah. 6. Mitos Merupakan cerita yang berkaitan dengan mitos, kepercayaan masyarakat, yang berkembang dari waktu ke waktu.

Selain digolongkan berdasarkan isi di atas, dongeng juga mengandung unsur-unsur penting seperti: alur, tokoh, latar, dan tema. Kalau dijelaskan sebagai berikut: 1. Alur adalah urutan peristiwa dalam cerita. Aliran ini dapat dibedakan menjadi aliran maju, aliran mundur, dan aliran campuran, tergantung pada urutan kejadiannya. Jika alurnya maju, maka cerita dimulai dari peristiwa di masa lalu (misalnya saat tokoh dilahirkan) dan berlanjut ke masa sekarang atau masa depan (hingga tokoh tersebut dewasa dan menyadari apa yang diinginkannya). Sebaliknya, arus balik, dari peristiwa saat ini, kembali ke peristiwa masa lalu. Kalau aliran campuran berarti digunakan aliran maju bercampur aliran mundur. 2. Tokoh adalah orang yang mengalami berbagai peristiwa dalam cerita. Tokoh-tokoh dalam cerita mempunyai kepribadian yang berbeda-beda. Ada yang baik (jujur, penyayang, sabar, dsb), dan ada pula yang buruk (kejam, bengis, tamak, dsb). Penentuan tokoh dapat didasarkan pada uraian pengarang atau percakapan tokoh tersebut. 3. Latar adalah unsur yang menunjukkan tempat dan waktu terjadinya peristiwa cerita. 4. Topik adalah pokok bahasan cerita, atau bab yang menjadi dasar cerita yang ditulis pengarang. Untuk menentukan unsur-unsur cerita dengan mudah, Anda dapat menggunakan pertanyaan-pertanyaan seperti berikut:  Bagaimana urutan peristiwa dalam cerita yang Anda baca/dengar? (argumen)  Siapakah tokoh-tokoh dalam cerita tersebut dan siapakah tokoh-tokohnya? (karakter)  Di mana peristiwa-peristiwa dalam cerita itu terjadi? (latar belakang dan waktu)  Apa isi cerita yang Anda baca/dengar? (topik) Penggunaan pertanyaan-pertanyaan di atas memudahkan siswa dalam menelaah isi cerita. Yang tidak kalah pentingnya adalah nasehat (amanah) sejarah. Pengarang sebuah cerita atau tulisan selalu mempunyai tujuan yang ingin dijelaskannya kepada pembaca. Maksud/rekomendasi pengarang inilah yang disebut dengan nasehat atau pesan cerita. Oleh karena itu siswa bersemangat sekali untuk membaca cerita dan bacaan lainnya karena dengan menikmati membaca maka pengetahuan kita akan bertambah sekaligus mempertajam akhlak kita, mengingat isi cerita mengandung nasehat yang baik. Dapatkan alat tulis dan tuliskan hal-hal yang menurut Anda penting dalam cerita, seperti: tema, tokoh, tempat dan waktu, urutan kejadian, termasuk kata-kata sulit yang masih belum Anda pahami!

Baca juga  Surah Alkafirun Ayat Kedua Menjelaskan Bahwa Orang Muslim Tidak Boleh

TERDIRINYA KOTA KARANGANIAR Asal usul kota Karanganyar berkaitan dengan kisah R.M. Ia dipanggil atau dikenal dengan nama Pangeran Sambernyawa pada masa perang melawan Belanda pada tahun 1792. Pada masa perang melawan Belanda, Pangeran Sambernyawa menggunakan perang gerilya yang terdiri dari pertempuran dengan cara berpindah tempat atau berpindah tempat sehingga musuh sulit dilacak. Menyerang secara tiba-tiba lalu bersembunyi, dll. Pada masa perang gerilya, hampir seluruh wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur berhasil ditaklukkan. Pangeran Sambernyawa selalu bekerjasama dengan Pangeran Mangkubumi yang merupakan pamannya. Pada suatu hari, Pangeran Sambernyawa sedang berada di negeri Brang Wetan berdoa dengan membuat salib di atas batu. Di tempat inilah Pangeran Sambernyawa mendapat ramalan melalui seekor burung pemangsa yang bertingkah aneh. Disebut aneh karena ketika dia bertindak, dia berkata, “Siapa yang memakan aku, dia akan dimuliakan.” Hal ini mengejutkan Pangeran Kehidupan. Namun semua itu telah menjadi kenyataan, Allah SWT akan memberikan pencerahan. Pangeran Sambernyawa kemudian menamai tempat itu “Mojogedhang”. Nama yang disaksikan pengikutnya adalah Ngabehi Rangga Panambang, Ngabehi Kudana Warsa dan Nitidana. Kata “Mojogedhang” berasal dari kata mojo dan pisang. Mojo artinya kemauan, keinginan atau hasrat. Pisang berarti cahaya besar atau arah kehidupan. Jadi Mojogedhang mempunyai arti dimana Pangeran Sambernyawa diperintahkan untuk memenuhi keinginannya dengan mempersembahkan burung pemangsa. Dibantu para pengikutnya, Pangeran Sambernyawa berusaha mengejar burung pemangsa tersebut hingga sampai di desa seorang pemburu wanita bernama Nyai Dipo. Dia dulunya seorang pejuang negara tetapi sekarang dia suka bermeditasi. Pangeran Sambernyawa mengutarakan keinginannya. Nyai Dipo sangat terkejut dan tidak percaya kalau itu adalah R.M. Ucapnya dari Kartasura. “Itu Bu, nama saya Said, tapi banyak orang memanggil saya Sambernyawa. Memang sudah berakhir, Nak Mas Sambernyawa akan memakan Wahyu Kraton yang berwujud burung aneh milikku. Anak Mas Said akan menjadi ratu,” kata Nyai Dipo dengan ramah. Nyai Dipo kemudian menjelaskan asal muasal burung pemangsa yang bertingkah aneh itu. Menurut cerita Nyai Dipo, burung pemangsa itu ia dapatkan melalui suara gaib pohon jati yang berlubang. Burung itu kemudian diawetkan dan mampu melakukan pertunjukan yang disebut “Siapa pun yang memakanku, dia akan dimuliakan.” Pangeran Sambernyawa senang mendengar cerita Nyai Dipo. Kemudian bebekku disembelih dan dimasak. Setelah memakan burungku, Pangeran Sambernyawa berkata, “ Lain kali kalau ada waktu, saya akan beri nama tempat ini.

Baca juga  Posisi Jari Yang Benar Pada Saat Melakukan Passing Adalah

“Karanganyar”, karena di papam ini aku mendapat kabar baru dari penampakan istana yang berwujud burung bangauku.” Sejak kejadian itu, tempat Nyai Dipo disebut desa Karanganyar. Tempat itu kini menjadi kota besar. Pangeran Sambernyawa disebut juga Nyai Dipo dengan sebutan Nyi Ageng Karang yang merupakan cikal bakal Karanganyar (Belajar Bahasa Jawa IX halaman 31-32 diedit dan dimodifikasi seperlunya) Siswa sudah mendengarkan dongeng yang dibacakan gurumu Sekarang coba tentukan dongeng apa itu “Dumadine Kutha Karanganyar” milik? TUGAS 1 Arti Kata Setelah gurumu selesai membacakan cerita legenda tersebut, cobalah menghafal kata-kata sulit seperti contoh di bawah ini. Jika masih belum masuk akal, bicaralah dengan temanmu, coba tebak artinya.! 1. ketenaran: terkenal, terkenal, terkenal, populer 2. Belanda: Belanda 3. tersembunyi: tersembunyi, singidan 4. daerah: daerah 5. Jawa Timur: Jawa Timur 6. pekerjaan: bekerja 7. Timur Brang: pihak Timur 8. bernubuat : pengarahan 9. konser : berbicara 10. tembus : tembus, tembus 11. agung : pangkat tinggi 12. pepesthen : takdir, ketetapan Tuhan 13. cahaya : jalan cahaya, petunjuk Tuhan 14. saksi : terlihat oleh 15. pengikut : yang ikut serta, yang mendampingi 16. berusaha : …. …………… ………… … .. ………………………….. …………. 17. penganiayaan : ………. …………………………….. . . ………… ……………………. 18. siap : ……. . . …………………… …………………… ……… . …………. ………. 19. kabupaten : ………………. …. …………………………………….. .. … . ………. 20. mendapatkan : …………………… .. … .. …………………………………………… … . . . . 21. dia berkata: …….. ………………………….. …. . ………….. …………………… 22. sekarang : …. .. .. …………. ………………………….. .. .. .. ….. …………. ………..

Djaka Lodang No. 34 2023

24. ramah: ………………………………………….. ……………………………………………. 25. rusa kutub : .. ………………………………………… .. .. ………………………….. 26. kesenangan: ………….. .. .. …………………………………. .. .. .. ……………. 27. mendengarkan: …………………… .. .. .. …………………………………. …. …. .. …. 28. durasi: ………………………….. … ….. .. …………………………………. 29. berita: … . . ………………………………………… .. …… .. .. …………………… 30. pendahulu : …. … …… .. .. …………………………….. ….. …… .. .. ……………. 31. ……………. ….. …… .: .. …………………………….. ….. …… .. .. ………………………….. 32. ….. . ….. .. .. ………… : ………………. ……. . ….. .. .. ………………………….. ……. .. ……. .. 33 ………………………….. : . ………………………………………… .. ……………………………………… 34 …. ……. …. …………: … …………….. ….. ….. ….. ……………. ………………. ….. …….. …… 35. .. …………. …………. : ….. …….. ………. …………………… …… ………… ………… ………… 36. ….. …… ……….. ….. : ……. …………. ……. …… ………………. ………… ………… …… ………… 37. …. ………… ……….. : . ……………… …………………… . ….. … ……………….. …………. 38. ….. . ….. … ………….. : …… ………………. .. ………. .. ………………. …………….. .. …………. …. 39. ……………. …………: .. …………. …………………………….. .. ………….. ….. …………….. 40. ………. .. ………….. .. : . …………………………………………. ………….. …………… Pilihlah lima kata dari daftar di atas, buatlah kalimat dengan kata-katamu sendiri. Setelah itu, pekerjaanmu harus diperiksa oleh temanmu Contoh:  Saya mendapat kabar baik. 1…………………………………………. ………………………………………… .. ………………………….. 2. …………… .. ………………………………………… .. ………………………………………….. …. 3. …………………………………….. … …. .. …………………………………. . …… …. …. …………………. 4. ………. . …… …. …. …………………………….. . ………… ….. . ……………………………………………. …… .. 5. .. …………………………………. …… .. …. …………………………….. …….. … ………………… TUGAS 2 Jawablah pertanyaan Bersama teman kelompokmu, jawablah pertanyaan berikut dengan sopan santun! 1. R.M Said terkenal karena siapa? ………………………………………… .. ………………………………………… .. .. …………………. 2. Bagaimana karakter R.M. dikatakan ………………………………………… .. ………………………………………… .. .. …………………. 3. Apa yang dilakukan R.M. Dikatakan pada saat perang melawan Belanda? ………………………………………… .. ………………………………………… .. …………………………….

Baca juga  5 Ringgit Berapa Rupiah

………………………………………… .. ………………………………………… .. ……………………………. …………………… …… .. .. …………………………………. …….. …. .. …………………………….. . ….. .. 4. Siapakah yang mendampingi Pangeran Sambernyava? ………………………………………… .. ………………………………………… .. .. …………………. 5. Pangeran Sambernyawa datang ke suatu tempat dan bertapa disana dan mendapat ramalan apa? ………………………………………… .. ………………………………………… .. .. …………………. 6. Di manakah tempat Pangeran Kehidupan menerima ramalan itu? ………………………………………… .. ………………………………………… .. .. …………………. 7. Pangeran Sambernyawa datang ke warung wanita. Siapa nama kekasih wanita tersebut? ………………………………………… .. ………………………………………… .. ……………………………. …………………… …… .. .. …………………………………. …….. …. .. …………………………….. . ……….. .. …… ……………………………. . …………… …. …………………………………………… . …. … … …. ……………… 8. Seperti apa suara burung saya saat beraksi? ………………………………………… .. ………………………………………… .. .. …………………. 9. Bagaimana asal usul burung saya menurut cerita Nyai Dipo? ………………………………………… .. ………………………………………… .. .. …………………. 10. Akhirnya tempat itu diberi nama Karanganyar. Apa alasannya? ………………………………………… .. ………………………………………… .. ……………………………. …………………… …… .. .. …………………………………. …….. …. .. …………………………….. . ……….. .. …… . ………………………………………… .. ……. …………………………………. ……… .. . . …………………… ……………… .. …………………………………………. . …….. ………… …………………… . ……………………….. ……… …. TUGAS 3 Menentukan unsur-unsur kedalaman sejarah