Yang Bukan Kitab Suci Dari Allah Adalah

Yang Bukan Kitab Suci Dari Allah Adalah – Setelah online dalam bahasa Belanda, Inggris, dan Arab, situs yang berisi kisah-kisah dari Al-Quran (kitab suci umat Islam) dan Alkitab (kitab suci umat Kristiani) ini kini telah meluncurkan versi bahasa Indonesia. Penggagas halaman ini adalah Dr. Marlis ter Borg, seorang sarjana Belanda yang menulis “Sharing Mari, Bible and Quran Rame bi Side” atau terjemahan bebas “Sharing Mari/Mariam, Bible dan Al Qur’an Rame bi Side”.

Selain perempuan Belanda kelahiran Palembang, tim redaksinya adalah dr. Mok Nur Ichwan, peneliti Center for Islamic Studies and Social Transformation (CISForm) UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta. Di pihak Kristen, Josien Folbert, seorang teolog spesialis Islam, bekerja di Institut Percik, Salatiga dan PKN, sebuah organisasi Kristen Protestan Belanda.

Yang Bukan Kitab Suci Dari Allah Adalah

Berbagai organisasi Kristen dan Islam asal Indonesia di Belanda turut berkontribusi dalam pembuatan situs ini. Gereja Kristen Indonesia Belanda (GKIN) berpartisipasi melalui Adham Krishnh. Beliau merupakan lulusan Universitas Protestan Kampen di Belanda. Dari pihak Islam adalah Titi Urani dari Persatuan Pemuda Muslim Eropa (PPME). Selain itu, masih banyak pihak lain yang turut berkontribusi dalam penyuntingan situs ini.

Kitab Suci Agama Agama

Marlies ter Borg menyadari pasti akan ada kesalahan pada situs ini, terutama kesalahan ketik dan sejenisnya. Oleh karena itu, ia mengimbau para pembaca untuk menyampaikannya kepada redaksi.

Tanya dokter. kekuatan Nur Ichwan. “Apakah Anda akan membuat ayat sinkretis virtual? Ilmuwan yang juga Direktur SAMHA (Lembaga Pengkajian Agama, Masyarakat dan Hak Asasi Manusia) di Yogyakarta itu langsung berkata. “Tapi tidak.”

Marlies ter Borg, mohon dimaklumi bahwa pasti akan ada kesalahan pada situs ini, terutama kesalahan ketik dan semacamnya. Oleh karena itu, ia mengimbau para pembaca untuk menyampaikannya kepada redaksi. Seseorang tidak boleh membuat gambar Allah. Karena setiap gambaran yang diciptakan oleh pikiran manusia Allah subhanahu wata’ala sebenarnya berbeda dengan gambaran tersebut. Al-Qur’an mengatakan demikian:

Baca juga  Istilah Lain Pemain Ganda Campuran Pada Tenis Meja Disebut

Pikiran manusia yang terbatas tidak dapat mengetahui sifat Allah subhanahu wata’ala akli dan nakli serta tidak mungkin dapat menggambarkannya secara tepat. Siapa pun yang membayangkan gambaran Allah dalam imajinasinya, otomatis Allah adalah sesuatu yang mirip dengannya. Dan hal seperti itu sangat jauh dari kenyataan. Itulah sebabnya Nabi Shallallahu’alayhi wasallam melarang umat Islam untuk berpikir tentang Allah dan menyuruhnya untuk berpikir (tafaqur) tentang ayat-ayat-Nya.

Bila Bukan Ahlinya Yang Mengurus, Tunggulah Saat Kehancuran!

Berkaitan dengan hal tersebut, banyak sekali informasi dari para ahli ilmu pengetahuan tentang larangan memikirkan sifat Allah dan anjuran memikirkan ciptaan-Nya. Ibnu Abi Zaid Al-Faironi Al-Maliki berkata dalam Ar-Risala:

“Para pemuji Allah, pujian mereka tidak akan mencapai hakikat-Nya, dan para pemikir tidak akan dapat mengetahui keberadaan-Nya.” Orang yang berpikir hanya dapat mengambil pelajaran dari ayat-ayat-Nya, namun tidak dapat merenungkan hakikat-Nya.”

*Pertama *melihat dan bersaksi. Melihat dan menyaksikan Allah subhanahu wata’ala adalah hal yang mustahil di dunia ini. Karena kitab agama menjelaskannya. Allah subhanahu wata’ala berfirman:

“Tidak dapat ditangkap dengan penglihatan, padahal Dia dapat melihat segala sesuatu yang kelihatan; dan Dia Maha Halus lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-An’am: 103)

Come To Him

“Kamu tahu, salah satu dari kamu tidak akan pernah melihat Tuhanmu sampai kamu mati.” (HR. At-Tirmidzi, Said : Hadits ini Hasan Sahih)

*Kedua, * Membandingkan sesuatu dengan sesuatu serupa yang pernah dilihat seseorang dapat diterima. Namun membandingkan sesuatu yang terlihat dengan sesuatu yang tidak terlihat adalah hal yang mustahil di sisi Allah subhanahu wa ta’ala. K S. Ash-Shura : 11 menjelaskan keterangan ini.

*Ketiga,* Kekuasaan Allah subhanahu wata’ala terlihat ketika kita memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi. Jejak Allah subhanahu wata’al begitu terlihat pada apa yang terjadi pada kita, di bumi dan di surga. Bukti ilmiah menunjukkan bahwa alam semesta bekerja dengan sangat teratur dan segala sesuatu yang teratur pasti ada yang mengaturnya, Dialah Allah subhanahu wata’ala.

Baca juga  Contoh Sikap Patriotisme Berbangsa Dan Bernegara Adalah

Ini (tafaqur tentang penciptaan langit dan bumi dan segala isinya) merupakan satu-satunya wasila yang membuat manusia memahami dan mengimani bahwa Allah subhanahu wata’ala itu esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Dia mempunyai setiap sifat kesempurnaan yang layak bagi-Nya dan tanpa cacat sedikit pun.

Al Quran Sebagai Kitab Suci Agama Yang Paling Banyak Dihafal Umat Manusia

Oleh karena itu, Al-Qur’an mengajak kita untuk memikirkan kejadian-kejadian manusia, alam dan alam semesta agar manusia dapat memahami kebesaran Allah subhanahu wata’al.

“Dan apakah mereka tidak memperhatikan kerajaan langit dan bumi serta segala yang diciptakan Allah, dan kemungkinan kehancuran mereka sudah dekat?” Maka riwayat-riwayat lain yang manakah yang mereka beriman setelah Al-Qur’an?” (QS. Al-A’raf: 185)

Singkatnya, tidak boleh bagi seorang muslim menggambarkan wujud Allah subhanahu wata’al. Dan barang siapa yang menyembah wujud yang diperlihatkan kepada Allah pada hakikatnya ia menyembah berhala dan Allah itu tiada apa-apanya. Terapi bagi orang yang mempunyai ciri-ciri diatas, hendaklah mereka menolak dan berhenti memikirkan Allah subhanahu wata’ala, mohon perlindungan kepada-Nya dari setan dan ucapkan:

Keterangan di atas menunjukkan bahwa upaya percakapan, wacana dan ilmu untuk menjelaskan hakikat Allah, apalagi mengidentifikasinya, dengan cara apapun dan melalui ilmu apapun, adalah sia-sia dan tidak akan membawa hasil yang diharapkan, karena keterbatasan akal tidak akan memberikan hasil. mampu mengungkapkan esensi keberadaannya.

Apa Kritik Atau Komentarmu Terhadap Kitab Fathul Izar?

Untuk mengetahui gambaran Allah yang sempurna adalah melalui kitab yang benar-benar suci yaitu Al-Qur’an. Dialah Yang Maha Kuasa, tempat shalat, tiada anak, tiada anak dan belum dilahirkan, dan tidak ada seorangpun yang menyamai Dia (QS. Al-Ikhlas)

Baca juga  Contoh Fakta Sosial

Ilmu yang membahas tentang Tuhan disebut teologi. Ucapan yang benar tentang Tuhan harus bersumber dari kitab suci, bukan dari filsafat atau teori manusia. Misalnya saja Tritunggal yang merupakan teori Ketuhanan yang bersumber dari filsafat manusia yang sudah ada jauh sebelum agama Kristen ada, yaitu doktrin: tiga pribadi dalam satu, satu pribadi dalam tiga.

Umat ​​Kristiani akan memahami Tritunggal secara analogis. Pada akhirnya mereka tidak berusaha memahami dan akhirnya sampai pada kesimpulan bahwa Tritunggal tidak dapat dipahami, tetapi hanya dapat diyakini. Iman yang buta, tidak bersandar pada Perjanjian Lama dan tidak bersandar pada ajaran Nabi Isa alaihissalam.

*Pertama,* akal manusia yang terbatas tidak dapat memahami sifat Allah subhanahu wata’al dan tidak mungkin menggambarkannya secara akurat.

Soal Pai Xi Semester 2

*Ketiga,* Jejak Allah subhanahu wata’al sangat terlihat pada apa yang terjadi pada kita, di bumi dan di surga. Bukti ilmiah menunjukkan bahwa alam semesta bekerja dengan sangat teratur dan segala sesuatu yang teratur pasti ada yang mengaturnya, Dialah Allah subhanahu wata’ala.

*Keempat, *Pembicaraan yang benar tentang Tuhan harus bersumber dari kitab suci, bukan dari filsafat atau teori manusia. Valahu a’lam.

Penulis: Hayat Abdul Latief Zuhud bukan berarti anti dunia. Dunia bukanlah tujuan tetapi sarana sebagai sarana menuju akhirat. Pertapa profesional bisa jadi adalah orang…

Alhamdulillah, ibadah haji ke Banten pada Kamis 3 Maret 2022 berhasil dilaksanakan. Jamaah haji komposisi Umi Hj. Siti Mayadi, aku suka…

Apa Satu Ajaran Yang Tertuang Dalam Semua Kitab Allah Swt?

Zamzam (bahasa Arab: زمزم‎ berarti berlimpah, berlimpah) adalah air yang dianggap suci oleh umat Islam. Zamzam merupakan mata air yang terletak di kawasan…

Sudah lama diketahui bahwa perhatian pembaca akan terganggu oleh konten halaman yang dapat dibaca ketika melihat tata letaknya. Maksud dari penggunaan Lorem Ipsum adalah untuk memiliki

5 kitab yang diturunkan allah, kitab allah yang terakhir adalah, iman kepada kitab allah adalah, kitab yang diturunkan allah berjumlah, kitab yang diturunkan allah, 4 kitab yang diturunkan allah, jumlah kitab yang diturunkan allah, yang dimaksud dengan kitab allah adalah, allah yang suci, allah yang suci maha mulia, kitab allah adalah, berikut yang bukan kitab yang diturunkan oleh allah swt adalah