Teori Sel Menurut Para Ahli

Teori Sel Menurut Para Ahli – Sel: pengertian, struktur, prokariotik, eukariotik – Sel adalah unit organisasi terkecil yang menjadi dasar kehidupan dalam arti biologis. Semua fungsi vital diatur dan berlangsung di dalam sel. Oleh karena itu, sel dapat berfungsi secara mandiri selama seluruh kebutuhan vitalnya terpenuhi. Makhluk hidup (organisme) tersusun atas satu sel (uniseluler, misalnya bakteri, archaea dan banyak jamur serta protozoa) atau banyak sel (multiseluler).

Pada organisme multiseluler, terjadi pembagian kerja antar sel-sel penyusunnya, yang menjadi dasar hierarki kehidupan. Sel merupakan satuan struktural dan fungsional makhluk hidup yang mengandung makna sebagai penyusun makhluk hidup dan menjalankan segala fungsi kehidupan, simak penjelasan lebih lengkap tentang sel berikut ini Grameds!

Teori Sel Menurut Para Ahli

Semua fungsi vital diatur dan berlangsung di dalam sel. Oleh karena itu, sel dapat berfungsi secara mandiri selama semua kebutuhan vitalnya terpenuhi. Makhluk hidup (organisme) tersusun atas satu sel (uniseluler, misalnya bakteri, archaea dan banyak jamur serta protozoa) atau banyak sel (multiseluler).

Pembelahan Sel: Pengertian, Fungsi Dan Kategori Pembelahan Sel

Pada organisme multiseluler, terjadi pembagian kerja antar sel-sel penyusunnya, yang menjadi dasar hierarki kehidupan. Sel merupakan satuan struktural dan fungsional makhluk hidup, yang mengandung makna sebagai penyusun makhluk hidup dan menjalankan segala fungsi vitalnya. Berdasarkan jumlah sel penyusun makhluk hidup, dapat dibedakan menjadi makhluk hidup uniseluler dan multiseluler.

Makhluk hidup uniseluler adalah makhluk hidup yang hanya memiliki satu sel, sedangkan makhluk hidup multiseluler atau organisme yang memiliki lebih dari satu sel.

Sel-sel makhluk hidup terdiri dari struktur, fungsi dan bagian internal. Bagi Grameds yang tertarik mempelajari lebih jauh tentang sel secara detail dapat membaca buku Biologi Sel Molekuler karya Lucia Maria Santoso dan Didi Jaya Santri.

Sejarah Perkembangan Seluler Sel pertama kali dijelaskan pada tahun 1665 oleh ilmuwan Inggris Robert Hooke yang meneliti irisan tipis gabus melalui mikroskop yang dirancangnya.

Konsep Dan Teori Tentang Sel, Rangkuman Biologi Aesthetic Seri 2

Kata Sel berasal dari bahasa Latin Cellulae yang berarti “ruangan kecil”. Anton van Leeuwenhoek melakukan banyak pengamatan terhadap benda dan sisa-sisa serta menunjukkan kepada dunia untuk pertama kalinya bahwa ada “kehidupan di dunia lain” yang belum pernah dilihat manusia.

Karyanya menjadi landasan bagi salah satu cabang penting biologi masa kini, yaitu: mikrobiologi. Perkembangan mikroskop selama hampir 200 tahun berikutnya memberikan kesempatan kepada para ahli untuk meneliti struktur makhluk hidup. Serangkaian penelitian dilakukan oleh 2 orang ilmuwan Jerman yaitu Matthias Schleiden (ahli tumbuhan, 1804-1881) dan Theodor Schwann (ahli hewan, 1810-1882). Mereka menyimpulkan bahwa setiap makhluk hidup tersusun atas sel.

Baca juga  Berikut Ini Yang Tidak Termasuk Makna Shidiq Secara Istilah Adalah

Sel pada makhluk hidup mempunyai struktur, fungsi dan kegunaannya masing-masing yang membentuk kesatuan struktur dan fungsi makhluk hidup dan hal ini dibahas dalam buku Biologi Sel karya Subowo. Jika Grameds berminat, klik “beli buku” di atas.

Struktur seluler terbagi menjadi dua kelompok utama, yaitu sel prokariotik dan sel eukariotik. Kedua jenis sel tersebut memiliki penghalang selektif seperti membran plasma dan sitoplasma. Membran plasma ini mengelilingi sitosol, tempat organel sel berada. Semua sel mengandung kromosom yang membawa gen dalam bentuk DNA dan ribosom yang membuat protein menggunakan instruksi gen.

Sejarah Penemuan Sel Dan Teori Sel » Maglearning.id

DNA pada sel eukariotik terletak di dalam nukleus yang dikelilingi oleh membran ganda. Sedangkan DNA pada prokariota tidak ditutupi oleh membran yang disebut nukleoid. Organel pada sel eukariotik terspesialisasi, sedangkan pada sel prokariotik tidak terspesialisasi. Struktur sel dibagi menjadi struktur sel prokariotik dan eukariotik.

Istilah prokariotik berasal dari bahasa Yunani pro dan karyon. Pro artinya untuk dan karyon artinya inti. Jadi sel prokariotik artinya “untuk inti”. Bagian dalam sel prokariotik disebut sitoplasma. Sel prokariotik belum mempunyai inti yang sebenarnya, karena bahan inti masih tersebar di sitoplasma dan belum tertutup oleh membran inti.

Materi genetik (DNA) terkonsentrasi di suatu area yang disebut nukleotida, namun tidak ada membran yang memisahkan area ini dari bagian sel lainnya (Campbell, 2008). Ciri-ciri sel prokariotik antara lain:

Sel Eukariotik Sel eukariotik merupakan kelompok yang mempunyai struktur lebih maju yaitu sama dengan sel tumbuhan dan hewan. Eukariota adalah sekelompok organisme yang sel-selnya mengandung inti dan dikelilingi oleh membran inti.

Daftar Teori Sel Menurut Ahli, Sejarah, Fungsi, Dan Pengertiannya

Kromosom terdiri dari asam deoksiribonukleat yang membentuk kompleks dengan sejumlah protein dan lebih dari satu protein. Kelompok mikroorganisme ini mempunyai inti yang sebenarnya. Dinding sel eukariota umumnya lebih tebal dibandingkan dinding sel prokariota. Salah satu kelompok eukariota yaitu alga mempunyai dinding sel yang tersusun dari selulosa, kecuali dua kelompok alga yaitu diatom dan chrysophyta.

Kelompok alga lainnya, coccolithophores, memiliki dinding sel yang memiliki lapisan tipis selulosa dan sisik yang terbuat dari kalsium karbonat. Dinding sel eukariotik yang terbuat dari senyawa anorganik seperti diatom dan coccolithiphora disebut frustula.

Dalam buku Anatomi Tubuh Manusia untuk Mahasiswa Keperawatan Edisi 2 karya Syaifuddin dibahas tentang struktur tubuh manusia baik secara keseluruhan maupun berbagai bagian yang ada di dalamnya, termasuk sel. Jika Grameds berminat, klik “beli buku” di atas

Baca juga  Babasan Kokolot Begog Dilarapkeun Ka

Seperti yang telah dibahas di atas, sel tersusun dari berbagai komponen yang membentuk suatu kesatuan fungsional dan struktural pada makhluk hidup. Dalam buku berjudul Dasar-Dasar Biologi Seluler dan Molekuler karya Zairin Thomy dan Essy Harnelly dijelaskan fungsi penting setiap bagian sel.

Das Sollen: Jurnal Kajian Kontemporer Hukum Dan Masyarakat

Membran sel merupakan batas antara lingkungan luar dan bagian dalam sel. Membran sel bersifat permeabel selektif, artinya hanya zat tertentu, seperti glukosa, asam amino, gliserol, dan ion yang dapat melewatinya. Pergerakan molekul ada dua macam, yaitu: Transpor pasif: pergerakan molekul atau ion tanpa menggunakan energi dan terjadi secara spontan dari konsentrasi tinggi ke rendah.

Osmosis: Pergerakan molekul air melintasi membran semipermeabel dari larutan dengan konsentrasi air tinggi ke larutan dengan konsentrasi air rendah.

Contoh: pompa natrium/kalium, endositosis dan eksositosis. Fungsi membran sel adalah sebagai reseptor. Melindungi isi sel agar tidak meninggalkan sel. Mengatur molekul di dalam dan di luar sel.

Terjadi proses biokimia, misalnya: reaksi oksidasi dan respirasi. Membran sel terdiri dari lapisan protein dan lapisan ganda lipid (lipid bilayer). Lapisan protein membentuk dua jenis lapisan, yaitu lapisan protein perifer atau ekstrinsik (menutupi kepala bagian luar lapisan ganda lipid) dan lapisan protein integral atau intrinsik (menutupi kepala bagian dalam lapisan ganda lipid).

Struktur Dan Fungsi Dinding Sel Pada Tumbuhan

Lapisan lipid terdiri dari fosfolipid yang terdiri dari gugus fosfat. Kepala bersifat hidrofilik (menyukai air) dan ekor bersifat hidrofobik (tidak menyukai air). Selain fosfolipid, lapisan lipid juga terdiri dari glikolipid (dengan karbohidrat) dan sterol (dengan alkohol).

Sitoplasma merupakan cairan pengisi sel yang mengandung berbagai zat koloid. Fungsi vital terpenting terjadi di sitoplasma. Di dalam sitoplasma organel mengapung dalam cairan kental. Koloid sitoplasma bukanlah cairan yang seragam (homogen), melainkan cairan yang beragam (heterogen).

Koloid ini tersusun dari air, senyawa organik seperti protein, gula, lemak, enzim, hormon dan garam mineral. Sitoplasma berfungsi sebagai tempat berlangsungnya reaksi metabolisme seluler.

Inti biasanya berbentuk oval atau bulat di tengah sel. Di dalam inti sel (nukleus) terdapat (nukleus) dan benang-benang kromosom. Cairan ini terdiri dari air, protein dan mineral. Kromosom membawa sifat keturunan yang mengandung DNA (asam deoksiribonukleat) atau RNA (asam ribonukleat).

Apa Itu Sel? Kenali Jenis & Strukturnya, Yuk!

Inti sel (nukleus) dikelilingi oleh membran luar dan dalam yang terdiri dari nukleoplasma dan kromosom. Nukleus berfungsi sebagai pusat pengaturan aktivitas seluler.

Retikulum endoplasma merupakan struktur benang yang berakhir pada inti sel (nukleus). Ada dua jenis RE: RE granular (RE kasar) dan RE agranular (RE halus). Fungsi retikulum endoplasma adalah mengatur dan mendistribusikan zat-zat di dalam sel (alat pengangkut zat-zat di dalam sel). Fungsi RE yang keriput adalah mengumpulkan protein ke dan dari membran sel. Sedangkan RE halus berfungsi untuk mensintesis lipid, glikogen (gula otot), kolesterol, dan gliserida.

Baca juga  Gbu Artinya

RE kasar mempunyai ribosom, sedangkan RE halus tidak mempunyai ribosom. Bentuk retikulum endoplasma ada dua, yaitu retikulum endoplasma kasar dan retikulum endoplasma halus. Disebut retikulum endoplasma kasar karena permukaannya ditutupi banyak ribosom. Ribosom yang mulai mensintesis protein dengan tujuan tertentu, misalnya organel atau membran tertentu, akan menempel pada retikulum endoplasma kasar.

Sebagian besar protein masuk ke badan Golgi, yang akan mengemas dan menyortirnya untuk mengantarkannya ke tujuan akhir. Retikulum endoplasma halus tidak memiliki ribosom pada permukaannya. Retikulum endoplasma halus terlibat, misalnya, dalam sintesis lipid, komponen membran sel.

Sejarah Penemuan Sel Halaman All

Ribosom berbentuk butiran bulat yang menempel pada retikulum endoplasma, ada pula yang soliter (hidup terpisah) dan bebas di sitoplasma. Ribosom berfungsi sebagai tempat sintesis protein.

Dari namanya, sitoskeleton terdiri dari dua kata, yaitu cyto yang berarti sel, dan skeleton yang berarti struktur. Oleh karena itu, sitoskeleton merupakan struktur seluler yang berbentuk benang tipis atau filamen protein dan tersebar di dalam sitosol. Tak hanya memberi bentuk, sitoskeleton juga berfungsi mengatur pergerakan di dalam sel dan menjaga organel sel pada posisinya masing-masing.

Nah yang tak kalah pentingnya adalah sitoskeleton terbagi menjadi 3 jenis yaitu mikrofilamen, filamen perantara, dan mikrotubulus. Lapisan tipis terdiri dari mikrofilamen dan terletak di tepi sel. Di dalam mikrofilamen terdapat protein dan miosin, inilah yang menyusun sel. Tak hanya itu, mikrofilamen berperan dalam kontraksi otot. Jika lapisannya memiliki ketebalan sedang, itu adalah filamen perantara.

Filamen perantara didistribusikan dalam sitosol dan fungsinya untuk mempertahankan bentuk sel. Terakhir, kita berbicara tentang mikrotubulus. Mikrotubulus adalah lapisan paling tebal dan tersusun dari protein tubular. Fungsinya untuk menggerakkan organel, membentuk silia, flagela.

Genom Mitokondria (mitochondrial Genome)

Plastida merupakan benda bermembran ganda yang mengandung membran tertentu. Plastida yang mengandung pigmen hijau (klorofil) disebut kloroplas, sedangkan yang mengandung pati disebut amiloplas. Plastida hanya ditemukan pada sel tumbuhan. Ada tiga jenis plastida yaitu leukoplas, kloroplas, dan kromoplas. Lekoplas merupakan plastida berwarna putih yang berfungsi sebagai penyimpan makanan dan tersusun atas amiloplas (penyimpan pati), elaioplast (penyimpan lemak/minyak), dan proteoplas (penyimpan protein).

Kloroplas adalah plastida yang memiliki

Pengertian sel menurut para ahli, sel menurut para ahli, teori peran menurut para ahli, teori kedaulatan menurut para ahli, teori tentang sel menurut para ahli, teori teori sel menurut para ahli, teori pendidikan menurut para ahli, teori motivasi menurut para ahli, teori kemiskinan menurut para ahli, teori internet menurut para ahli, teori fotografi menurut para ahli, teori csr menurut para ahli