Salah Satu Identitas Budaya Daerah Padang Adalah

Salah Satu Identitas Budaya Daerah Padang Adalah – Sumbar saat ini sedang ramai diperbincangkan secara politik pasca pernyataan Direktur Bidang Politik dan Keamanan DPP PDIP Puan Maharani. Selain masalah politik, pendatang di Sumatera Barat sering disebut dengan Padang. Walaupun bukan orang Padang, lho.

Pengungsi Sumatera Barat mungkin biasa disebut Padang atau Minang oleh “orang asing”. Namun sebenarnya kedua nama tersebut memiliki arti yang berbeda. Sebagai perempuan imigran, saya sering mendapat pertanyaan seperti ini.

Salah Satu Identitas Budaya Daerah Padang Adalah

Perlu anda ketahui bahwa orang Padang dan Minang sangat berbeda. Orang Padang bukan orang Minang, begitu juga sebaliknya. Tidak diketahui apakah Minang adalah Padang. Bisa juga pria Padang dan pria Minang lho.

Gubernur Sumbar Serahkan 8 Sertifikat Warisan Budaya Tak Benda Indonesia, Apa Saja?

Padang berarti ibu kota Sumatera Barat dan Padang berarti penduduk yang berdomisili atau terdaftar di Kota Padang. Jadi dari Minang? Bisa iya, bisa juga tidak. Berdasarkan ras ibu atau matrilineal.

Sedangkan Minang berarti suku atau identitas sosial. Atau, sederhananya, orang yang berdarah suku Minangkabau. Apakah orang Minang bisa disebut orang Padang? Ya, jika Anda berdomisili atau terdaftar sebagai penduduk Kota Padang.

Lantas bagaimana dengan orang Minang yang tinggal di Bukittinggi, Solok, Batusangkar, Padang Pariaman, Pesisir Selatan dan lainnya? Kenapa mereka ada di luar negeri yang ingin kamu jawab”

Mungkin karena tidak sulit untuk menjelaskan kepada orang yang bukan berasal dari Sumatera Barat. Wilayah Sumatera Barat memiliki banyak daerah dan tentunya kita harus menjelaskan secara detail dimana kota kita berada. Dan tentunya nama-nama daerah kecil tersebut tidak diketahui oleh masyarakat di luar Sumatera Barat.

Makanan Khas Suku Minangkabau, Dominasi Rasa Pedas Dan Kaya Rempah

Jadi ketika ditanya “Apakah kamu dari Padang?” Rata-rata akan menjawab “ya” karena tidak perlu lagi menjelaskan secara detail. Orang sudah tahu bahwa Padang adalah ibu kota Sumatera Barat dan tentunya semua orang tahu dan tahu di mana itu.

Baca juga  Sebutkan Tiga Contoh Pertumbuhan Yang Dialami Manusia

Nah, itulah bedanya Padang dan Minang ya. Bisa jadi orang Padang adalah orang Minang, dan orang Minang tidak dikenal sebagai orang Padang. PADANG, – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumbar menyebut budaya sebagai salah satu faktor terpenting dalam pembangunan daerah. Budaya sangat erat kaitannya dengan suku bangsa karena merupakan kata yang sulit dikalangan masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, DPRD Sumbar mengesahkan usulan pengelolaan daerah tentang asas-asas pokok kebudayaan Sumbar dalam rapat daerah pada Senin, 30 Januari 2023.

Ketua DPRD Sumbar, Supardi mengatakan, yang ingin dilakukan Raperda adalah salah satu tahapan dalam melihat budaya Sumbar yang bisa dihancurkan oleh budaya asing dan perkembangan teknologi.

Menelusuri Kemegahan Masjid Indonesia

“Budaya itulah yang kita kenal di Sumbar, yang berawal dari Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS SBK), sehingga kita yakin budaya ini bisa berkembang sesuai dengan siapa kita,” ujarnya.

Katanya, untuk wilayah Sumbar, kita tidak hanya bicara budaya, tapi juga agama karena sudah SBK ABS. “Untuk mengatasi banyaknya permasalahan yang ada di Sumbar yang bertentangan dengan ABS SBK,” ujarnya.

“Kami berharap Niniak Mamak, LKAAM, MUI, Bundo Kanduang dapat memberikan rekomendasi atas pedoman tersebut nantinya sehingga dapat menjadi acuan bagi pemerintah provinsi dan kabupaten/kota,” ujarnya.

Dalam Perspektif Kebudayaan Daerah (PPKD) Provinsi Sumatera Barat Tahun 2018 dikatakan bahwa proses permasalahan kebudayaan di Sumatera Barat adalah merosotnya kebudayaan manusia akibat globalisasi.

Tari Gandrung Banyuwangi, Identitas Budaya Dan Daya Tarik Pariwisata Dunia

PPKD melihat permasalahan tersebut disebabkan belum adanya undang-undang khusus di Sumbar tentang kebudayaan. Namun, tidak ada instruksi yang jelas dalam dokumen itu sendiri tentang cara menangani hal ini.

Selain itu, dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Sumbar 2021-2026, hal tersebut menjadi salah satu syarat untuk mengajukan Kebijakan Kebudayaan Sumbar. dan Melayu dari Sumatera hingga Kalimantan. Dalam cerita fiksi ini, masyarakat Bunian digambarkan sebagai makhluk halus yang memiliki kekuatan spiritual.

Terkadang mereka muncul dan berbaur dengan orang tanpa ada yang tahu mereka ada. Disebutkan dalam majalah ‘Struktur, Fungsi dan Nilai Budaya’​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​a Tanah Datar (2013) oleh Yullya Kartika dkk., budaya masyarakat Bunian sangat sulit ditebak, dan mereka sering memberikan pertolongan kepada dukun.

Bunian berbeda dari manusia dan dapat dilihat ketika mereka ingin menunjukkan diri. Saat mereka muncul, mereka menjadi seperti orang dengan wajah cantik.

Pdf) Mapping Factors That Support Social Integration Of Minangkabau Community In Luhak Agam

Beberapa orang percaya bahwa mereka tinggal di tengah hutan atau di pegunungan yang jauh dari pemukiman. Ada lagi yang mengatakan bahwa mereka sering tinggal di tempat kosong dan di rumah kosong yang sudah lama ditinggalkan oleh pemiliknya.

Baca juga  Sebutkan Batas-batas Wilayah Indonesia

Selain itu, ada orang yang tidak berniat tinggal bersama orang. Orang Melayu percaya bahwa orang Bunian hidup dalam komunitas besar yang meniru budaya masyarakatnya.

Mereka percaya bahwa mereka memiliki kekayaan, suku dan keluarga mereka. Bunian sering ditakuti karena suka mencuri anak-anak dan sering membawa orang ke padang pasir.

Diyakini bahwa mereka suka meninggalkan hutan sebelum matahari terbenam. Oleh karena itu, anak-anak tidak diperbolehkan keluar rumah selama ini.

Sesalkan Pengrusakan, 5 Poin Sikap Unej Terhadap Perobohan Rumah Singgah Soekarno

Juga, Bunian diyakini suka menyesatkan orang di hutan. Seringkali, saat hari menjelang Maghrib, Anda mencium bau masakan. Ini adalah umpan pertama orang Bunian, sekaligus mengundang orang-orang yang tersesat untuk masuk ke desa mereka. Mereka yang tertipu seringkali merasa disambut oleh masyarakat yang ramah.

Mereka juga menganggap desa orang Bunian sebagai wilayah bersama dengan rumah dan tanah publik. Belum ada yang bisa melacak atau menangkap Bunian sebanyak ini.

Salah satu kisah masyarakat Bunian yang paling terkenal ada di Sumatera, di kaki Gunung Kerinci di Jambi. Menurut orang-orang yang melihat sosok ini, Bunian menyilangkan kaki mereka.

Legenda yang berkembang pesat ini berhasil menarik perhatian beberapa peneliti asing. Nama lain orang Bunian dikenal juga dengan sebutan “Uhang Pandak”, khususnya di sekitar Gunung Kerinci.

Pdf) Interpretasi Identitas Budaya Diaspora Masyarakat Minangkabau

Hasil Liga 1 BRI Arema FC vs Dewa United: Singo Tolo masih ompong, gagal menang dalam 3 pertandingan, Jakarta Wisata Padang bisa jadi perjalanan seru ke Sumbar. Sebagai ibu kota Sumatera Barat, Padang memiliki beragam wisata menarik. Wisata Padang merupakan salah satu wisata yang paling populer di Tanah Minang.

Tempat wisata padang selalu menjadi tujuan wisata populer di pulau sumatera. Dari segi lokasi, Padang dikelilingi pegunungan. Padang Turismo juga memiliki pantai yang indah dan bersih.

BACA LEBIH BANYAK: 6 penyanyi nominasi Oscar yang gagal di Golden Globes, BAFTA dan SAGs, Andrea Riseborough baru

BACA JUGA: Alasan David Ozora Tolak Adu Duel Mario Dandy Sebelum Disiksa: Enggak Adil, Aku Kurus Banget

Jaga Identitas Budaya, Dprd Sumbar Tetapkan Prakarsa Pokok Pokok Kebudayaan

Mulai dari sejarah, budaya, keindahan alam, wisata Padang dijamin tidak akan mengecewakan. Salah satu wisata yang paling populer di Padang adalah wisata yang menampilkan kisah Malin Kundang dan Siti Nurbaya.

Jadi tempat apa yang bisa ditemukan di kota? Berikut 20 perjalanan populer ke Padang yang dirangkum dari berbagai daerah, Sabtu (6/5/2021).

Baca juga  Historia Magistra Vitae Mengandung Arti

* Benar atau salah? Untuk mengetahui kebenaran tentang apa yang dipublikasikan, silakan WhatsApp Fact Check nomor 0811 9787 670 dengan menuliskan kata-kata yang Anda inginkan.

Jembatan Siti Nurbaya adalah objek wisata terkenal di Padang. Jembatan ini membentang sepanjang 156 meter di atas Sungai Batang Aru. Nama Siti Nurbaya tak lain adalah fungsinya sebagai penghubung Gunung Padang yang menjadi titik tolak kitab tua Siti Nurbaya.

Menilik Lebih Jauh Ragam Budaya Indonesia Dalam Indonesian Culture Exhibiton

Selain sebagai jalur komunikasi, jembatan ini juga digunakan sebagai tempat menikmati sunset dan melihat kota tua Padang.

Taman Sitti Nurbaya atau dikenal juga dengan Taman Gunung Padang merupakan sebuah taman yang terletak di atas bukit dengan pepohonan yang hijau dan rindang. Taman ini terletak di sebelah barat kota Padang yang dihubungkan oleh Jembatan Siti Nurbaya. Di taman ini, Anda bisa menemukan tumpukan batu yang dipercaya sebagai makam Sitti Nurbaya.

Museum Adityawarman sering disebut Taman Miniatur Sumatera Barat. Wisata Padang ini berada di lahan seluas sekitar 2,6 hektar dengan luas bangunan sekitar 2.855 m2. Ada banyak artefak Minangkabau dan kebudayaan nasional di museum Adityawarman.

Di antara berbagai kompleks yang ada di sini, salah satu yang paling ikonik adalah Rumah Bagonjong atau Banjuang yang berarsitektur Minang.

Misteri Orang Bunian Di Tengah Masyarakat Minangkabau

Masjid Raya Sumatera Barat dikenal dengan arsitekturnya yang unik. Masjid ini tidak memiliki kubah, namun menggunakan arsitektur Rumah Gadang dengan empat sudut lancip yang mirip dengan budaya Minangkabau. Bangunan Masjid Agung Sumatera Barat memiliki luas hingga 18.000 m2.

Pantai Padang merupakan salah satu tempat wisata paling populer di Kota Padang. Apalagi setelah Pemkot Padang melepasnya dengan berbagai alat. Saat cuaca sedang cerah, Pantai Padang adalah tempat yang tepat untuk menyaksikan sunset dengan warna merahnya.

Pantai Air Manis adalah tempat yang terkenal di Kota Padang. Di pinggir pantai terdapat sebuah batu karang yang bentuknya seperti orang sedang berlutut. Batu ini diyakini sebagai gambar Malin Kundang yang dikutuk oleh ibunya.

Satu hal yang tak kalah menarik, karena ada juga batu yang mirip tali kapal dan kayu yang menyerupai bentuk kapal. Penduduk setempat juga percaya bahwa batu-batu tersebut bukanlah suatu kebetulan, melainkan bukti bahwa legenda Malin Kundang benar-benar terjadi.

Dua Siswa Bsbi Tampilkan Tari Gong Pada Acara Closing Event Bsbi Virtual 2021

Pantai Caroline atau Pantai Bungus merupakan pantai berpasir putih. Nama Bungus diambil dari pantai yang terletak di Bungus Selatan, sekitar 20 kilometer dari pusat kota Padang. Pantai ini juga memiliki pepohonan rindang yang membuat lingkungan menjadi rindang dan sejuk.

Pantai Pasir Jambak terletak 17 kilometer dari Kota Padang. Pantai

Salah satu penyebab diare adalah, salah satu tugas dpr adalah, salah satu budaya hidup sehat adalah, salah satu penyebab hipertensi adalah, budaya daerah padang, salah satu budaya hidup sehat, salah satu rukun khotbah adalah, salah satu penyebab anemia adalah, salah satu tujuan iklan adalah, salah satu manfaat sedekah adalah, salah satu tujuan asean adalah, salah satu syarat haji adalah