Perpindahan Panas Yang Diikuti Dengan Aliran Zatnya Disebut

Perpindahan Panas Yang Diikuti Dengan Aliran Zatnya Disebut – Jenis perpindahan panas meliputi konduksi, konveksi, dan radiasi. Lalu apa perbedaan ketiganya dan apa saja contohnya? Bacalah makalah fisika kelas 11 ini sampai selesai, yuk! —

Pernahkah Anda mencelupkan sendok ke dalam air panas? Nanti sendoknya juga akan memanas kan? Pernahkah Anda duduk di dekat api? Lama kelamaan badanmu juga akan hangat kan?

Perpindahan Panas Yang Diikuti Dengan Aliran Zatnya Disebut

Nah, kedua kejadian tersebut bisa terjadi akibat perpindahan panas. Masih ingatkah kamu apa itu panas? Kalau lupa, yuk kita bahas lagi!

Materi Ajar Ipa_perpindahan Kalor_sulistiyani

Apa itu panas? Kalor adalah energi panas yang berpindah dari benda yang suhunya lebih tinggi ke benda yang suhunya lebih rendah.

Kalor (dilambangkan Q) mempunyai satuan internasional J (joule). Kalor juga bisa dinyatakan dalam satuan inci (kalori), tapi satuan inci bukan satuan internasional (SI), ya! Hanya 1 kalori sama dengan 4,2 joule, dan 1 joule sama dengan 0,24 kalori.

Eh, walaupun kalor bisa berpindah dari benda bersuhu tinggi ke benda bersuhu rendah, tapi nggak semua benda bisa menghantarkan panas dengan baik lho! Benda-benda di sekitar kita terbagi menjadi dua jenis, yaitu benda penghantar dan benda isolasi.

Benda yang bersifat konduktor dapat menghantarkan panas dengan baik. Contohnya adalah tembaga, besi, air, timah, dan aluminium. Sedangkan benda yang sulit menghantarkan panas disebut isolator. Contoh benda penyekat adalah plastik, kain, kayu, karet, kertas, dan ban.

Soal Nike Dan Rama

Sekarang coba perhatikan panci yang ada di dapur! Biasanya badan panci terbuat dari alumunium yang bersifat konduktor, dan gagang panci terbuat dari plastik atau kayu yang bersifat isolator.

Baca juga  Sebutkan Empat Contoh

Mengapa dilakukan dengan cara ini? Hal ini akan memastikan saat Anda memasak di wajan ini, panas dari api kompor akan menyebar dengan baik ke seluruh badan wajan sehingga makanan bisa cepat matang. Sebaliknya, panas api kompor akan menyebar buruk ke gagang wajan, sehingga tangan Anda tidak akan panas saat memasak.

Anda pasti sudah paham dengan konsep konduktor dan isolator bukan? Sekarang mari kita bahas tentang jenis-jenis perpindahan panas, yuk! Teman-teman, ada tiga cara untuk memindahkan panas! Ada konduksi, konveksi dan radiasi. Yuk, kita bahas satu per satu!

Perpindahan panas secara konduksi merupakan suatu proses perpindahan panas yang terjadi pada suatu zat yang tidak disertai dengan pergerakan partikel-partikel zat tersebut. Konduksi biasanya terjadi pada benda padat, terutama yang bersifat konduktor.

Perpindahan Panas Atau Kalor

Apakah kalian mengerti saat ini? Jika masih ada materi yang belum dipahami, Anda bisa bertanya kepada Roboguru. Dengan robot cerdas ini, Anda dapat menemukan jawaban dan memahami proses menjawab pertanyaan sulit sekalipun.

Perpindahan panas konvektif merupakan suatu proses perpindahan panas yang terjadi pada suatu zat yang disertai dengan pergerakan partikel-partikel zat tersebut. Konveksi biasanya terjadi pada zat cair (cair dan gas).

Perpindahan panas secara radiasi merupakan suatu proses perpindahan panas yang berlangsung dalam bentuk perambatan gelombang elektromagnetik tanpa memerlukan zat perantara (media).

Demikianlah pembahasan tentang macam-macam perpindahan panas, mulai dari konduksi, konveksi dan radiasi. Ternyata banyak sekali contoh perpindahan panas yang biasa kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari. Jadi buat kamu yang ingin tahu lebih banyak tentang panas bisa mempelajarinya melalui video animasi di Ruangbelajar lho! Ayo unduh sekarang! Ada banyak benda di sekitar kita yang dapat menghantarkan panas. Perlu diingat bahwa perpindahan panas dapat terjadi melalui tiga cara yaitu konduksi, konveksi, dan radiasi.

E Modul Flipbook Kalor Dan Perpindahannya By Ditaatusmiyati15

Pada artikel kali ini Bali akan membahas tentang perpindahan panas secara konveksi. Apa yang dapat terjadi pada proses perpindahan panas secara konveksi? Baca penjelasan selengkapnya di bawah ini.

Baca juga  Arti Dari Pante

Perpindahan panas secara konveksi terjadi pada zat cair dan gas. Perpindahan panas secara konvektif dapat terjadi karena adanya perbedaan massa jenis suatu zat.

Oleh karena itu, zat yang menerima panas akan memuai dan menjadi lebih ringan sehingga akan bergerak ke atas. Sedangkan molekul zat yang awalnya berada di atas akan bergerak ke bawah karena lebih berat.

Oleh karena itu, perpindahan panas yang disertai pergerakan partikel materi disebut konveksi atau aliran. Selain terjadi pada zat cair, perpindahan panas konveksi juga terjadi pada gas atau udara.

Pertanyaan > (mendatar)1. Benda Yang Dapat Menghantarkan Panas Dengan Baik Dinamakan2. Contoh

Dalam kehidupan sehari-hari, kita dapat dengan mudah menjumpai banyak contoh perpindahan panas secara konveksi. Misalnya saja es batu yang dicairkan dalam air panas.

Dengan demikian suhu yang keluar dari air panas akan dipindahkan ke es batu, dimana suhu tinggi tersebut ikut berpindah bersama dengan mengalirnya air panas ke es batu. Dengan cara ini, panas dapat menyebabkan es batu mencair.

Contoh lainnya adalah merebus air di atas kompor gas. Air di dekat api menyebabkan suhu berubah menjadi panas sehingga kepadatan air menjadi berkurang. Oleh karena itu, air kemudian bergerak ke atas dan akhirnya mendidih.

Perpindahan panas secara konveksi juga menyebabkan terjadinya angin darat dan angin laut. Angin darat terjadi karena pada malam hari udara di darat lebih cepat mendingin dibandingkan udara di atas laut, sehingga udara di atas permukaan laut naik. Sedangkan udara yang berada di atas permukaan tanah akan menggantikan udara yang naik.

Pengertian Konduksi Dan Bedanya Dengan Konveksi Serta Radiasi

Kemudian terjadi angin laut karena pada siang hari daratan lebih cepat panas dibandingkan lautan, sehingga udara di darat naik dan udara dari laut akan dialirkan ke darat menggantikan udara yang naik. Dalam kondisi seperti itu, nelayan melaut pada malam hari dan kembali ke darat keesokan paginya.

Baca juga  Miskom Adalah

Seperti yang telah dijelaskan di awal, perpindahan panas tidak hanya terjadi secara konveksi saja, namun juga secara konduksi dan radiasi. Lalu apa perbedaan ketiganya? Berikut penjelasan yang dikutip dari Bank Soal IPA SMA Jilid 1 karya Tim Edukasi Presiden.

Perpindahan panas konduktif merupakan perpindahan panas yang terjadi akibat kontak langsung antara dua benda. Penyebab terjadinya perpindahan panas ini adalah adanya perbedaan suhu antara kedua benda yang bersentuhan. Medium adalah zat padat yang proses perpindahan panasnya berpindah dari satu molekul ke molekul lainnya.

Selanjutnya panas akan terus menyebar tanpa adanya pertukaran partikel (materi tetap diam). Karena tidak ada pergerakan partikel, konduksi menjadi sangat lambat.

Macam Macam Perpindahan Kalor: Konduksi, Konveksi & Radiasi

Perpindahan panas konvektif merupakan perpindahan panas yang terjadi karena adanya pergerakan molekul pembawa panas. Dalam proses ini, perpindahan panas terjadi ketika partikel yang dipanaskan menjauh dari sumbernya dan partikel yang lebih dingin mendekati sumber panas. Ini berarti panas ditransfer dan didistribusikan melalui molekul.

Perpindahan panas radiasi adalah perpindahan panas melalui gelombang elektromagnetik tanpa partisipasi partikel. Radiasi terjadi pada semua benda yang suhunya diatas 0 Kelvin. Selain itu, perpindahan panas secara radiasi tidak memerlukan media penghantar karena dapat merambat dalam keadaan vakum, cair, gas, atau padat.

Demikianlah pembahasan lengkap tentang perpindahan panas konveksi beserta contoh dan perbedaan konduksi dan radiasi. Semoga artikel ini dapat membantu Anda yang mempelajari perpindahan panas khususnya konveksi.

Perpindahan panas teknik mesin, perpindahan panas pada radiator, koefisien perpindahan panas konveksi, perpindahan panas tanpa perpindahan zat perantara disebut, buku perpindahan panas, tabel perpindahan panas, perpindahan panas disertai perpindahan zat perantara disebut, perpindahan panas, alat perpindahan panas, jenis jenis perpindahan panas, cara perpindahan panas melalui zat perantara disebut, perpindahan panas tanpa melalui zat perantara disebut