Pengertian Kawih

Pengertian Kawih – BANDUNG, – Masyarakat Bandung masih ada yang ingat kawih? Marilah kita mengingat dan mengenal kawih

Salah satu kata dalam bahasa Sunda yang wajib diketahui oleh masyarakat Bandung adalah kawih. Kawih merupakan lagu sunda bebas yang mempunyai syair dalam bentuk bebas dan tidak mengenal aturan, baik lagu maupun lirik. Namun seperti halnya lagu, kawih juga berkaitan dengan tempo atau ketukan.

Pengertian Kawih

Formatnya adalah tulisan bebas, atau bisa dikatakan komposisi bebas untuk rumpaka kawih. Jumlah bait, jumlah baris, bahkan bunyi di akhir baris, dan makna puisi, terserah pengarangnya.

Kumaha Basa Anu Digunakan Dina Kawih Anu Dipidangkeun Diluhur?​

Kawih itu bebas atau tanpa aturan, Kawih harus mempunyai 4 unsur di dalamnya, yaitu kawih harus mempunyai arti atau nama, makna pikiran dengan pemikiran yang ingin diungkapkan, harus ada bunyinya juga. menunjukkan. Harus ada juga Kawih dengan bunyi dan makna kata yang ingin disampaikan.

Kawih juga menggunakan nada pentatonik dan diatonis lho. Kawih buhun (Klasik), bernada pentatonik, adalah Euis Komariah & Mang Kokoren Samoja, Kania, Puspa Reuma, Salam Sono, Ramalan, Asih, Enjing Deui.

Contoh Kawih Wanda Anyar (Sekarang) yang menggunakan tangga nada diatonis adalah Manuk Dadali, Peuyeum Bandung, Mojang Priangan, Bubuy Bulan, Dewi Sartika, Pahlawan Nasional.

Jadi apa kabar Wargi Bandung, kamu tahu sedikit tentang kawi kan? Saat ini dengan banyaknya lagu-lagu yang populer, Wargi Bandung masih ingin mengenal beberapa kawih dan terus melestarikan budaya Sunda lainnya. Semoga bisa membantu!

Baca juga  Kucing Bernapas Dengan

Naon Rasa Nu Aya Di Kawih Bandung Lembang​

Arti kawih, kawih tembang, kawih sunda, pengertian kawih sunda, pengertian kawih bahasa sunda, contoh kawih, harti kawih, kawih, kawih bandung, kacapi kawih, kawih cianjuran, sejarah kawih