Pecahan 1/8 Dibaca

Pecahan 1/8 Dibaca – Banyaknya pizza pada gambar samping dan pada gambar ini adalah 2 porsi, 4 buah dan 5 porsi. Angka 2, 4 dan 5 menunjukkan bilangan bulat atau bilangan bulat dan disebut bilangan bulat. Dalam kehidupan sehari-hari, ada sejumlah benda yang selalu utuh atau bulat, misalnya jumlah orang, jumlah kapal, jumlah anjing, dan lain-lain. Kita tidak bisa mengatakan, “Ada dua setengah orang”, “Ada tujuh sepertiga perahu”, atau “Ada lima dan dua pertiga anjing”.

Tapi kita masih bisa mengatakan: “Dua setengah pizza”, “Jaraknya lima, dua pertiga kilometer”, “Tingginya satu, tiga perempat meter” dan seterusnya.

Pecahan 1/8 Dibaca

Bilangan 2 1/2, 5 2/3 dan 1 3/4 disebut pecahan, khususnya pecahan campuran. Ada juga pecahan murni yang akan kita pelajari kali ini.

Pada Pecahan Bilangan Yang Berada Diatas Dinamakan Pecahan 1/8 Dibaca Pecahan 12/36 Dibaca

Jika pembilangnya lebih kecil dari penyebutnya, maka pecahan tersebut bernilai kurang dari 1. Lihatlah gambar ini untuk lebih jelasnya.

Sebaliknya, jika pembilangnya lebih besar dari penyebutnya, maka pecahan tersebut mempunyai nilai lebih dari satu dan dapat dibentuk menjadi pecahan campuran.

Pada gambar di atas, 1 potong pizza dibagi menjadi 2 porsi sama besar, jadi setiap irisan mempunyai nilai 1/2. Sedangkan jika 1 potong pizza dibagi menjadi empat bagian yang sama besar, maka nilai tiap bagiannya adalah 1/4.

Jika 1 potong pizza dibagi menjadi 8 bagian sama besar, maka nilai setiap bagiannya adalah 1/8.

Baca juga  Berdasarkan Data Pada Gambar Kuat Arus Listrik I Adalah

Cara Menentukan Nilai Tempat Bilangan Bulat & Bilangan Desimal

Jika kita perhatikan, 1/2, 1/4, 1/8 dan 1/16 merupakan nilai yang lebih kecil dari 1 bagian. Ukurannya lebih kecil dari 1 ukuran porsi utuh atau bulat.

Kita ingat bahwa 1/2, 1/4, 1/8, dan 1/16 disebut pecahan murni, semuanya mempunyai dimensi kurang dari 1. Pengukuran menunjukkan bahwa 1/2 lebih besar dari 1/4. . , 1/4 lebih besar dari 1/8, 1/8 lebih besar dari 1/16. Di antara kartu-kartu tersebut, nilai terbesar adalah 1/2, dan nilai terkecil adalah 1/16. Jadi, jika beberapa pecahan mempunyai pembilang yang sama, maka pecahan yang lebih besar adalah pecahan yang penyebutnya lebih kecil. Sebaliknya pecahan terkecil adalah pecahan yang penyebutnya terbesar.

Sekarang kita akan mengambil setengah bagian pizza dengan cara yang berbeda dan memotongnya menjadi beberapa bagian. Pertama kita bagi 1 bagian pizza menjadi 2 bagian.

Bisa juga kita potong menjadi 4 bagian, lalu kita ambil 2 bagian yang sama besarnya yaitu : 1/4 dan 1/4 sehingga nilainya menjadi 2/4.

Tata Tertib Siswa Man 1 Kampar

Selain itu, kita bisa membaginya menjadi 8 bagian sama besar, lalu ambil 4 bagian sama besar. Jadi 1/8+1/8+1/8+1/8 menjadi 4/8 bagian.

Bahkan kita bisa memotongnya menjadi 16 bagian sama besar, lalu kita ambil 8 bagian sehingga nilainya menjadi 1/16+1/16+1/16+1/16+1/16+1/16+1/16+1/ 16. atau 8 dikali 1/16, jadi nilainya 8/16.

Kita dapat melihat bahwa 1/2, 1/4, 4/8, 8/16 irisan pizza berukuran sama. Angka-angka ini dianggap pecahan setara.

Kita tidak perlu menggambar terlebih dahulu atau bahkan mempraktekkannya untuk mengetahui apakah dua pecahan itu setara atau tidak.

Live Worksheet Kelas 3 Tema 5 Pembelajaran 1 Online Exercise For

Untuk menentukan bilangan yang setara dengan 1/2, kita dapat mengalikan setiap pembilang dan penyebutnya dengan 2 sehingga diperoleh 2/4. Kita juga bisa mengalikan pembilang dan penyebut 1/2 dengan angka yang sama, 4, untuk mendapatkan 4/8. Atau kalikan pembilang dan penyebut 1/2 dengan 8 dan dapatkan 8/16.

Baca juga  Ikon Line Spacing Digunakan Untuk

Kami juga dapat mencari nilai yang setara secara bertahap. Pertama, kalikan setiap pembilang dan penyebut 1/2 dengan 2 untuk mendapatkan 2/4. Kemudian untuk mendapatkan pecahan lainnya, kalikan setiap pembilang dan penyebut 2/4 dengan 2 sehingga diperoleh 4/8. Kita bisa terus mencari pecahan lain yang setara dengan 4/8, mengalikan pembilang dan penyebutnya dengan 2 untuk mendapatkan 8/16, dan seterusnya.

Kita dapat mengalikan pembilang dan penyebutnya dengan bilangan bulat apa pun kecuali 0 dan 1 untuk mendapatkan pecahan senilai. Jadi, dari suatu bilangan pecahan kita dapat menemukan banyak atau bahkan tak terhingga banyaknya bilangan pecahan yang setara.

Namun hati-hati, kita tidak boleh mengalikannya dengan 0, karena hasilnya akan menjadi 0. Demikian pula, kita tidak boleh mengalikan dengan 1 karena hasilnya adalah bilangan pecahan yang sama, bukan bilangan pecahan senilai yang kita harapkan.

Pdf] The Relationships Between Indonesian Fourth Graders’ Difficulties In Fractions And The Opportunity To Learn Fractions: A Snapshot Of Timss Results.

Menemukan pecahan yang setara dengan 4/7 terlalu besar. Namun hanya ada satu pecahan dalam deklarasi 35. Kalau kita lihat penyebutnya, maka 7 menjadi 35 yang merupakan hasil kali 7 dikali 5, kemudian pembilangnya yang 4 juga harus dikalikan 5 sehingga didapat 20. Jadi, pecahan yang setara dengan 4/7 adalah 20. / 35.

Banyak bilangan ekuivalen yang dapat kita temukan dari bilangan 3/11. Namun hanya 1 bilangan yang penyebutnya 27. Kita ingat bilangan 3 menjadi 27 hasil 3 dikali 9, jadi penyebut 11 juga harus dikalikan 9 yaitu 99. Jadi, kita mendapatkan 3/11, yang setara. sampai 27/99

Untuk mendapatkan pecahan yang lebih sederhana, bagilah pembilang dan penyebutnya dengan bilangan bulat yang sama, namun dengan 1 dan 0. Perlu diperhatikan bahwa bilangan bulat harus merupakan perbandingan pembilang dan penyebutnya (habis dibagi).

Pada contoh di atas, 16/8, pembilang dan penyebutnya habis dibagi 8 sehingga menghasilkan 1/2, begitu juga dengan 4/8, pembilang dan penyebutnya habis dibagi 4 sehingga menghasilkan pecahan 1/2. . . Pecahan 2/4 mempunyai pembilang dan penyebut yang membaginya dengan 2 sehingga menghasilkan 1/2. Pecahan 1/2 tidak dapat direduksi lebih jauh lagi, jadi 1/2 adalah bentuk paling sederhana dari pecahan lain yang setara dengan 1/2.

Baca juga  5 Pengertian Geografi Menurut Para Ahli

Jika Pembilang Dan Penyebut Suatu Pecahan Berturut Turut Ditambah Dengan 1 Dan 4, Akan Menghasilkan

Cara lain untuk menentukan bentuk pecahan paling sederhana adalah dengan langkah-langkahnya. Misal 16/8, pembilang dan penyebutnya dibagi 2, jadinya 4/8. Kemudian pembilang dan penyebut 4/8 keduanya dibagi 2 sehingga menghasilkan 2/4. Kita lanjutkan lagi dengan 2/4, pembilang dan penyebutnya dibagi 2, sehingga menghasilkan 1/2. Pecahan 1/2 merupakan bilangan pecahan yang paling sederhana karena tidak dapat dibagi dengan pembagi yang sama.

Kita bisa mencari bentuk pecahan sederhana secara langsung atau bertahap, yang penting kita tahu bahwa bilangan yang kita pilih harus merupakan faktor persekutuan pembilang dan penyebutnya.

Pada contoh di atas, angka 18/28 sama-sama dibagi 2 sehingga menghasilkan 9/14. Pecahan 9/14 merupakan bentuk yang paling sederhana karena kita tidak dapat menemukan satu bilangan pun yang dapat menjadi faktor persekutuan dari 9 dan 14.

Dari analisa kita sebelumnya, kita dapat menyimpulkan bahwa jika a/b adalah pecahan, maka untuk mencari bentuk yang paling sederhana, kita harus membagi a dan b dengan c, mengingat c adalah faktor persekutuan terbesar dari a dan b. . .

Lembar Kerja Nilai Tempat Desimal Untuk Kelas 8 Di Quizizz

Bilangan 30/36 dapat dibentuk secara sederhana dengan membagi pembilang dan penyebutnya dengan 2 sehingga diperoleh 15/18. Namun, 15/18 bukanlah pecahan paling sederhana karena 15 dan 18 selalu bisa dibagi dengan angka yang sama, 3, untuk mendapatkan 5/6. Perhatikan bahwa tidak ada bilangan lain yang membagi 5 dan 6 sehingga 5/6 adalah bentuk paling sederhana dari 15/18 atau 30/36.

Jika kita mengetahui faktor persekutuan terbesar dari pembilang dan penyebutnya, kita akan segera menemukan bentuk yang paling sederhana. Misalnya angka 30/36. Faktor persekutuan terbesar dari 30 dan 36 adalah 6 karena hanya 6 bilangan terbesar yang dapat membagi 30 dan 36. hasilnya 5/6. Jadi 5/6 adalah bentuk paling sederhana dari 30/36.

Pecahan 1 dolar amerika, pecahan uang 1 jt, pecahan uang 1 rupiah, pecahan 1 rupiah, 8 pecahan, pecahan 1 juta rupiah, pecahan euro 1 juta, pecahan 1, pecahan 1 4, uang pecahan 1 juta, pecahan 1 rupiah baru, uang pecahan 1