Pada Teknik Okulasi Mata Tunas Dipilih Dari Tumbuhan Yang Memiliki

Pada Teknik Okulasi Mata Tunas Dipilih Dari Tumbuhan Yang Memiliki – Untuk menghasilkan pohon dan buah jeruk bali yang berkualitas, harus dipilih bibit yang berkualitas pula. Bibit tanaman pamelo dapat diperoleh melalui perbanyakan generatif (dengan biji) dan vegetatif.

Perbanyakan tanaman buah jeruk bali secara generatif biasanya hanya digunakan untuk batang bawah pada proses perbanyakan tanaman secara vegetatif seperti okulasi dan okulasi/penambahan mata tunas. Karena jika digunakan langsung untuk bibit tanpa okulasi dan okulasi mempunyai beberapa kelemahan antara lain masa berbuah yang lama, kualitas dan kuantitas buah yang tidak sama/berbeda dengan tanaman induk untuk bibit jeruk bali, pohon menjadi tinggi dan seterusnya.

Pada Teknik Okulasi Mata Tunas Dipilih Dari Tumbuhan Yang Memiliki

Berbeda dengan benih yang dihasilkan dari perbanyakan tanaman secara vegetatif yang masa berbuahnya lebih cepat, mempunyai ciri-ciri yang sama dengan induknya dan tinggi tanaman dapat diatur sesuai keinginan.

Belajar Sambung Pucuk Tanaman Alpukat Diketinggian 900 M Dpl Desa Kambangan Bruno

Pada kesempatan kali ini kami akan mengulas perbanyakan tanaman jeruk bali dengan cara vegetatif yaitu cara mencangkok tanaman buah jeruk bali.

Pada dasarnya okulasi adalah penyatuan dua bagian hidup suatu tanaman (organ dan jaringan) sedemikian rupa sehingga dapat digabungkan menjadi satu tanaman utuh yang mempunyai ciri-ciri gabungan dari kedua organ atau jaringan yang digabungkan.

Dua bagian tumbuhan yang umumnya menyatu adalah batang bawah dan batang atas. Bagian batang bawah yang berakar dan mendapat sambungan disebut rimpang, rimpang, atau batang. Bagian atas yang digunakan untuk menyambung disebut bof. Batang atas bisa berupa stek dari batang atas atau bisa juga berupa tunas vegetatif. Kalau bofnya menggunakan stek disebut okulasi. Namun jika yang digunakan adalah mata tunas maka disebut dengan menempel, bertunas atau mencangkok.

Selain digunakan untuk perbanyakan tanaman dengan bibit dari biji yang kecil, okulasi ini juga dapat dilakukan pada tanaman jeruk bali-jeruk yang berukuran besar.

Durian Juntak By Pustaka Bogor

Pembuatan bibit jeruk bali dengan cara okulasi ada dua bagian penting yang harus dipersiapkan sekaligus, bagian pertama adalah batang bawah yang bertugas untuk sistem perakaran dan yang kedua adalah mata tunas calon adik yaitu diperoleh dari pohon induk lalu ke batang bawah.

Baca juga  Sebab Kembalinya Rasulullah Ke Ibunya

Rimpang yang digunakan untuk okulasi adalah bibit tanaman jeruk bali hasil persemaian yang berumur kurang lebih 7 bulan atau diameter batang sebesar pensil atau jari. Bibit untuk batang bawah ini bisa diperoleh dari persemaian di polibag.

Pohon induk yang diambil saljunya harus dari varietas unggul, produktif, sehat dan bebas dari serangan hama dan penyakit. Karena yang digunakan adalah pucuk, maka tanaman dengan cara okulasi ini lebih menghemat penggunaan cangkok. Tunas juga bisa diambil langsung dari pohon induk yang masih hidup tanpa harus memotong adiknya / ambil saja tunas dari pohon induknya, namun daunnya dipangkas 3 hari sebelumnya.

Siapkan pucuk/batang yang akan dikeluarkan kuncupnya, pilihlah yang sudah muncul kuncupnya, kuncupnya biasanya ada di tepi daun, potong daunnya tetapi sisakan sebagian batang daunnya untuk melindungi salju agar nanti ketika mereka diikat, pucuknya tidak patah.

Soal Kelas 6 Tema 1 Subtema 3 Online Exercise For

Buatlah sayatan sepanjang 2-3 cm pada batang bagian bawah, setinggi 20 cm dari pangkal batang, sayatan dibuat dari atas ke bawah, potonglah kulit sayatan tersebut namun sisakan sedikit kulit sayatan tersebut untuk dijadikan fungsinya untuk menutupi patch nantinya.

Ambil mata pucuk dengan cara membuat sayatan di bawah bagian tumbuh tunas kemudian dipotong diatas mata tunas, mata tunas berada pada ketiak daun, potongan tersebut jangan disentuh dengan tangan. Biarkan kuncupnya menempel pada pisau agar tidak cepat kering.

Tempelkan mata tunas pada batang bawah yang telah dipotong tadi, pastikan proses penempelan dilakukan dengan cepat sebelum mata tunas mengering.

Ikat pucuk dengan plastik PE atau selotip atau bisa juga dengan plastik es loli, ikat dari bawah ke atas, ikat bagian atas agar saat hujan tidak ada air yang masuk.

Pdf) Efektivitas Keberhasilan Okulasi Cokelat Dengan Jenis Klon Dan Pemberian Pupuk Pada Pembibitan Tanaman Karet

Letakkan bibit pada tempat yang teduh, perhatikan juga kelembaban media tanam, jika kering segera siram secukupnya. Setelah 3 hari okulasi, potonglah batang di atas titik mata tunas, sekitar 10 cm dari mata tunas, untuk mempercepat pertumbuhan tunas.

Demikianlah ikhtisar Cara Mencangkok Tanaman Buah Jeruk Pamelo, semoga artikel ini menambah wawasan dan bermanfaat bagi anda. Okulasi – Dari sekian banyak teknik perbanyakan tanaman, ada satu yang prosesnya mudah dipahami, meski tetap harus ekstra hati-hati. Teknik yang digunakan adalah teknik okulasi. Grameds, pernah dengar istilah okulasi?

Singkatnya, okulasi dilakukan untuk meningkatkan mutu tanaman atau untuk memperbanyak tanaman, dengan cara menempelkan mata tunas dari batang pertama dan batang lainnya. Sedangkan teknik ini disebut vegetatif buatan karena dilakukan oleh manusia.

Baca juga  Bagaimanakah Cara Buah Belimbing Melindungi Diri

Banyak orang yang salah dalam mencangkok dan teknik beternak lainnya. Sebenarnya okulasi mempunyai cara tersendiri dan tentunya hasilnya berbeda dengan teknik lainnya. Lalu apa sebenarnya pengertian okulasi, tujuan, manfaat dan syaratnya?

Kelas10_teknik Pembibitan Tanaman_paristiyanti

Merupakan teknik perbanyakan tanaman yang dilakukan secara vegetatif. Umumnya teknik ini digunakan untuk meningkatkan kualitas tanaman itu sendiri. Cara ini banyak digunakan dan dikembangkan oleh para petani, dan untuk melakukannya diperlukan keahlian khusus.

Dalam bahasa Inggris. Okulasi melibatkan batang bawah (atau batang dengan sistem perakaran yang berkembang dengan baik). Potongan vertikal dibuat untuk memisahkan kulit kayu dari kambium (lapisan sel antara kulit bagian dalam dan kayu), diikuti dengan potongan tegak lurus tepat di atasnya, membentuk huruf “T”.

Teknik ini akan memungkinkan pemotongan batang menjadi satu tunas dengan pohon yang ditebang. Tanaman yang dihasilkan merupakan klon, atau tanaman yang identik secara genetis karena diperbanyak secara lengkap dari satu individu secara vegetatif.

Proses penambahan okulasi dengan pucuk dari pohon yang akan dikembangkan dengan stek batang bawah merupakan salah satu cara perbanyakan yang disebut okulasi, dan banyak digunakan dalam dunia tanaman merambat.

Teknik Okulasi Pada Tumbuhan Cepat Dan Mudah Untuk Di Aplikasikan

Adanya okulasi dapat mempengaruhi proses perkembangbiakan lebih cepat. Pasalnya, hal ini dipengaruhi oleh umur tanaman dan sifat unggul induknya, serta pertumbuhannya yang cepat.

Sebagai salah satu teknik perbanyakan vegetatif, okulasi dapat meningkatkan produktivitas suatu tanaman. Karena proses ini didukung oleh tetua atau benih yang produksinya tinggi. Hal inilah yang mendorong peningkatan kualitas dan produktivitas penanaman yang menguntungkan.

Ciri-ciri yang seragam akan dihasilkan dari hasil tanaman yang dibiakkan dengan cara okulasi. Hal ini dikarenakan okulasi merupakan teknik perbanyakan secara vegetatif tanpa peleburan, sehingga tanaman induk dapat berkembang biak sendiri dan keturunannya mempunyai ciri-ciri yang sama.

Teknik okulasi berbentuk “T” banyak digunakan untuk memperbanyak klon pohon buah-buahan beriklim sedang dan tropis, untuk meredam pohon peneduh hias. Untuk pohon buah-buahan tropis, misalnya jeruk, huruf “T” ditanam pada sebagian besar batang bawah bibit.

Pdf) Pengaruh Jumlah Mata Tunas Batang Atas Dan Tinggi Batang Bawah Pada Sambung Pucuk Terhadap Persentase Tumbuh Jambu Air (syzygium Samarangense)

Sedangkan pohon peneduh hias daerah beriklim sedang seperti kultivar maple merah, belalang madu, abu hijau, dan maple Norwegia ditanam pada batang bawah semai karena sulit berakar dari stek atau perbanyakan klonal.

Jendela cangkok yang berbentuk lembaran mempunyai sifat yang salah satunya dipengaruhi oleh proses pembentukan daun baru. Ketika tanaman menumbuhkan daun baru, potongan kulit sebelum jendela okulasi akan lebih cepat kering. Oleh karena itu, daun baru inilah yang menentukan keberhasilan teknik okulasi.

Baca juga  1 Nabi Muhammad Saw Diutus Allah Swt. Untuk

Baik itu tanaman asal tunasnya maupun tanaman induknya, keduanya harus bebas dari penyakit atau infeksi hama. Hal ini harus disediakan agar pencangkokan terhindar dari risiko kegagalan. Sebab hama dan penyakit pada tanaman dapat mengganggu proses okulasi.

Tidak hanya itu, tanaman yang terserang hama atau penyakit kemudian menjadi sumber penularan bagi transplantasi.

Teknik Okulasi Tanaman Rambutan

Kesamaan umur batang pohon dan batang bawah akan menunjang keberhasilan proses okulasi, karena sangat mempengaruhi kecepatan pembentukan tunas. Hal inilah yang mendukung perlunya keselarasan umur antara kedua tanaman induk.

Tanaman yang dijadikan batang bawah harus berasal dari biji, agar akarnya lebih kuat, sehingga relatif tahan terhadap kekeringan. Tak hanya itu, batang bawah juga harus mampu berlabuh dengan baik dan menunjang pertumbuhan batang bagian atas tanpa menimbulkan dampak negatif. Oleh karena itu, diperlukan umur batang yang sama.

Atau genus yang sama. Okulasi sendiri jarang dilakukan pada tanaman yang berbeda genera, karena tingkat keberhasilannya rendah. Hal ini dikarenakan terdapat perbedaan fisiologis antar tanaman yang dapat terjadi, oleh karena itu perlu dihindari pencangkokan dengan tanaman yang sejenis.

Hasil entress yang berhasil ditunjukkan atau ditandai dengan tunas-tunas bahan batang yang terbentuk dan matang, sedangkan bahan batang bawah sedang dalam keadaan aktif tumbuh, sehingga kulit batangnya “tergelincir”. Artinya kambium pembuluh tumbuh aktif dan kulit kayu mudah robek dari stek yang rusak ringan.

Macam Macam Cara Memperbanyak Tanaman Secara Vegetatif

Momen ini biasanya terjadi sesuai dengan periode aktifnya kambium pembuluh darah (musim semi, musim panas). Dalam keadaan tidak aktif, simpan tanaman (musim dingin, awal musim semi, akhir musim gugur), atau stres kekeringan, metode pencangkokan kulit kayu seperti misalnya.

Okulasi dapat dilakukan pada pohon buah-buahan tertentu dan pada waktu yang tepat. Misalnya buah persik, pada bulan Juni menggunakan stek cangkok yang disimpan dingin dan bibit batang bawah ditanam di lapangan.

Cangkok terisolasi adalah teknik yang paling umum, di mana sayatan berbentuk “T” dibuat dengan pisau untuk melonggarkan kulit kayu. Tunas yang digunakan berada di tepi daun, dan ukurannya bisa sangat kecil sehingga hampir tidak terlihat.

Varietas yang dipilih adalah yang terlihat sehat dan segar. Tunas ini harus berada pada cabang agar menunjukkan pertumbuhan yang baik sepanjang musim yang telah dilaluinya. Selain itu yang dimanfaatkan bukan dari bagian dalam pohon yang batangnya ramping, jarak tanamnya rapat, dan tunasnya kecil.

Modul Teknik Pembibitan Vegetatif By Laode Alsad

Potong kenop dan sepotong kecil kayu di bawahnya dengan gerakan memotong ke atas. Potongan kayu ini harus dibuat sekitar setengah hingga tiga perempat inci di bawah pucuk, dan masuk cukup dalam ke dalam kayu.

Hal ini dilakukan agar ketika pemotongan selesai sekitar setengah hingga tiga perempat di atas kuncup,

Tumbuhan monokotil yang batangnya memiliki kambium adalah, teknik okulasi pada tanaman, okulasi pada tumbuhan, tumbuhan yang tidak memiliki, universitas yang memiliki jurusan teknik perminyakan, universitas yang memiliki jurusan teknik mesin, universitas yang memiliki jurusan teknik pertambangan, universitas yang memiliki jurusan teknik lingkungan, universitas yang memiliki jurusan teknik informatika, tumbuhan yang memiliki, kampus yang memiliki jurusan teknik informatika, universitas yang memiliki jurusan teknik industri