Inti Dari Ajaran Islam Adalah Terjaga Dari Unsur-unsur

Inti Dari Ajaran Islam Adalah Terjaga Dari Unsur-unsur – Pemberitahuan Penting Pemeliharaan Server Terjadwal (GMT) Minggu, 26 Juni, pukul 02.00 hingga 08.00. Situs ini tidak aktif selama waktu yang ditentukan!

Seperti diketahui, masyarakat selalu tergiur dengan keinginan menguasai dunia. Ibarat meminum air laut, ketika meminumnya, kamu merasa haus. Memenuhi keinginan duniawi tidak akan pernah ada habisnya. Hari ini kamu punya emas, besok kamu ingin dapat berlian. Kalau kamu punya diamond, kepuasannya mudah, karena kamu terus kekurangan. Anda mempunyai gadget yang bagus, tetapi Anda merasa tidak mampu karena melihat gadget orang lain lebih bagus, dan sebagainya. Memang tidak ada yang bisa menghentikan hasrat abadi ini kecuali kematian. Pada saat itu, segala ambisi duniawi lenyap seketika. Dia meninggalkan dunia ini hanya dengan beberapa sampul. Rumah, emas, berlian, jabatan, keluarga dan segala sesuatu di dunia ini tertinggal. Meskipun dia hidup di dunia ini, dia berusaha untuk mencapainya. B. Melanjutkan Perjuangan Untuk mencapai keberhasilan dakwah Islam di Indonesia diperlukan ketekunan dan tekad yang kuat. Para ulama penyebar Islam di Indonesia menunjukkan sikap semangat yang tidak kenal lelah, yaitu gigih memperjuangkan ajaran Islam. Tidak dapat dipungkiri bahwa untuk mencapai sebuah impian diperlukan pengorbanan dan perjuangan yang panjang. Hambatan dan tantangan tidak boleh ditakuti, namun dihadapi dengan tepat. Allah SWT. mereka tidak dapat mengubah nasib suatu kaum kecuali mereka sendiri yang mengubahnya. Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT. di Q.S. ar-Ra’d/13:11 ىbeّت١rح١iَ kmu-ٍ وtقٍ ْلَانّوِبُ َل َغٗ ِهّي ُُرم َْوعام َْوعاِِْوعاِِ ِِبُ ْ ِبِتَ ْ ۗن َ َوی di atas َُفس ْوۤظ yang artinya: “Baginya (ta wo) para malaikat senantiasa bergantian menjaganya, di depannya dan di belakangnya mereka menjaganya dengan perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum sampai mereka mengubah keadaannya, jika Allah menghendaki keburukan bagi suatu kaum, maka tidak ada yang dapat menolaknya kecuali Dia .” (Q.S. ar-Ra’d/13:11) Para ulama mengutamakan ketertiban dakwahnya di atas kepentingan pribadi dan keluarga. Kenikmatan duniawi tidak diperhitungkan dalam keberhasilan dakwah. Sulitnya medan dakwah berupa laut, gurun pasir dan ancaman musuh tidak melemahkan tekad perjuangan dakwah. Mereka berharap mampu menunaikan tugas dakwahnya dengan baik. 135Bab 5 | Mencontohkan peran ulama dalam menyebarkan ajaran Islam di Indonesia

Inti Dari Ajaran Islam Adalah Terjaga Dari Unsur-unsur

Terus berjuang harus dibarengi dengan optimisme dan rasa percaya kepada Allah SWT. Setiap kesuksesan adalah anugerah dari Allah SWT. yang harus diapresiasi, sedangkan kegagalan harus diatasi dengan bertawakal kepada-Nya. Segala kesulitan dalam berdakwah pasti ada solusinya. Allah SWT. Dia akan membimbing hamba-hamba-Nya yang sungguh-sungguh berjalan dalam kebenaran. C. Menguasai ilmu agama secara luas dan mendalam untuk menyampaikan ajaran Islam kepada masyarakat yang sudah beragama bukanlah suatu hal yang mudah. Adat dan budaya setempat sudah mengakar kuat di masyarakat. Para ulama menyesuaikan ajaran Islam dengan tradisi setempat, tanpa menghilangkan adat istiadat yang sudah ada di masyarakat. Hal ini hanya dapat dilakukan oleh ulama yang mempunyai pengalaman ilmu agama yang mumpuni, luas dan mendalam. Semua itu dicapai melalui kegigihan mempelajari ilmu agama oleh para ahli. Mereka belajar kepada ulama yang jalur keilmuannya diteruskan hingga Nabi Muhammad SAW. Pembelajaran juga tidak bersifat instan, melainkan terprogram melalui tahapan-tahapan yang jelas. Dari ilmu dasar hingga pencapaian ilmu tingkat lanjut. Dilakukan dalam jangka waktu yang relatif lama. Hal ini penting untuk ditiru oleh seseorang yang ingin mempelajari ilmu agama. Dikalangan umat Islam harus ada yang bertaqwa pada ilmu agama (tafaqquh fiddin). Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT. di Q.S. At-Taubah/9:122 berikut: َلّلا ُه َن َْمف ََريْحِمَ ْذ ُنر ْ ُوك َِّنل ١٢٢ – Artinya pergi berperang: “Dan tidak perlu berperang: Mengapa sebagian dari masing-masing golongan di antara mereka tidak pergi memperdalam agamanya ilmu dan memberi peringatan kepada kaumnya ketika mereka kembali, agar mereka dapat melindungi diri mereka sendiri? (Q.S at-Taubah/9:122) Pembelajaran ilmu agama harus melalui guru yang jalur keilmuannya dimulai dari Nabi Muhammad SAW. Pembelajaran ilmu agama secara otodidak atau melalui internet tanpa konfirmasi harus dihindari. kebenaran dan validitas isi ulama, kyai atau ustadz bisa saja hilang dan menyesatkan 136 Pendidikan Agama Islam dan Pendidikan Karakter Kelas X SMA/SMK

Baca juga  Laporan Hasil Observasi Memiliki Sifat Yaitu

Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti: Buku Guru

D. Kerja Produktif Para ulama sangat produktif dalam berkarya melalui ilmu dan amal shaleh. Banyak buku dan tulisannya yang masih dipelajari oleh pelajar hingga saat ini. Karya-karya tersebut merupakan wujud kepedulian para ulama untuk menyelamatkan generasi mendatang agar keimanan mereka terlindungi dari pengaruh ajaran sesat. Gambar 5.7 Pembelajaran ilmu agama dari para ulama mencoba meluangkan waktu, tenaga dan pikiran para ulama untuk mendokumentasikan pemikirannya melalui sebuah buku. Ini adalah jenis amal yang akan diingat oleh generasi mendatang seumur hidup. Nilai manfaat karya ini dapat diperoleh dengan membaca dan mempelajarinya sehingga menambah pemahaman dan khazanah keagamaan. Dalam hal ini, budaya literasi yang diciptakan para ulama sudah selayaknya menjadi inspirasi bagi umat Islam. Membaca dan menulis merupakan dua kegiatan dasar untuk menerapkan budaya literasi. Di era revolusi industri 4.0 saat ini, literasi di bidang teknologi harus terus digalakkan. Sebab, kreativitas dan inovasi teknologi modern sangat penting untuk menunjang keberlangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara. e. Sabar Cobaan dan cobaan yang dialami para ulama dalam mendakwahkan Islam di Indonesia berhasil diatasi dengan penuh kesabaran. Salah satu hikmah dari tes ini adalah dapat mengetahui tingkat keimanan seseorang. Allah SWT. dia ingin menguji hamba-hambanya yang mana yang mempunyai karya terbaik. Seorang khatib harus mempunyai tingkat kesabaran yang tinggi karena berhadapan dengan orang-orang yang berbeda budaya, suku, tingkat pendidikan dan kepribadian. Ada yang akan diuji oleh Allah SWT. sesuai dengan tingkat keimanannya. Semakin tinggi keimanannya, semakin sulit pula ujian dari Allah SWT. Iman dan sabar adalah dua bagian yang menyatu, tidak dapat dipisahkan satu sama lain, seperti kepala dan badan. Orang yang paling berat ujiannya adalah para nabi, kemudian para wali dan seterusnya hingga tingkat awam. Pahala kesabaran itu besar, dan hanya Allah SWT. siapa yang tahu itu Hal ini seperti firman Allah SWT. di Q.S. az-Zumar/39:10 berikut 137Bab 5 | Mencontohkan peran ulama dalam menyebarkan ajaran Islam di Indonesia

Baca juga  Tanda Waqaf Ra'ah Adalah

َوَا ِس َع ٌة َح َس َن ٌةۗ َوَا ْر ُض ال ُّدنْ َيا ٰه ِذ ٰه ِذ ِه ِذ ِه ِذ ِ ِه ِض لَّل ِذ ْي َنَ ْملا ٰي ِيعَوَبف ّا ِيدَلّل ِّٰذصي ْبَ ُنر ْٰاوَََُام ُرق ْه ْام الِل​​​​​​​​ ١ – ِب َ غ ْي ِر ِح َسا ٍب Artinya: “Katakanlah (Muhammad): “Wahai hamba-hamba-Ku yang beriman! Bertakwalah kepada Tuhanmu”. Sebab orang-orang yang berbuat baik di dunia ini akan mendapat kebaikan. Dan bumi Allah itu luas sekali. Hanya orang-orang yang bersabarlah yang akan mendapatkan pahalanya yang sempurna dan tiada batasnya.” (Q.S. Az-Zumar/39:10) Kesabaran para ulama terlihat jelas ketika berdakwah kepada masyarakat awam. Mereka mengajarkan ilmu agama dengan cara dan sarana yang sederhana namun mudah dipahami. Ini bukan sekedar teori, namun bisa dengan mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. F. Terkait perbedaan, Islam dengan tegas menyatakan tidak ada paksaan dalam beragama. Setiap orang bisa memilih agama dan keyakinannya masing-masing. Umat ​​beragama saling menghargai dan menghormati perbedaan agama, suku, ras, dan golongan. Jangan meremehkan atau meremehkan agama dan kepercayaan orang lain. Berada dalam rasa superioritas menjadi sumber kekacauan dalam kehidupan beragama. Para ulama penyebar Islam ke Indonesia sangat toleran terhadap budaya lokal. Penduduk asli yang sudah memeluk agama Islam mungkin masih menganut tradisi lokal yang sesuai dengan ajaran Islam. Oleh karena itu, tidak terjadi pertentangan antara ajaran Islam dengan budaya setempat. Sebaliknya, ajaran Islam dan budaya lokal bisa hidup berdampingan. Sikap toleran dapat menumbuhkan rasa persatuan dan solidaritas bangsa. Sebagai makhluk individu dan makhluk sosial, masyarakat hendaknya mampu menjalin hubungan yang harmonis antar sesama warga negara. Saling menghargai perbedaan dapat dipupuk melalui sikap saling mengakui antar agama, ras, suku, dan golongan. Allah SWT. beliau memerintahkan umatnya untuk saling mengenal, sebagaimana firman Allah SWT. di Q.S. al-hujurat/49:13 yang mengikuti i ْمن ُك i. َا ْك َر َم َّ ِۚل َت َ familiar مخَِۗgin ِلن ْي َ ٌذم َك ٍَرخَِبّوُْيا ٌْنر ٰث ٰي ُّي َ ها ِان ِع ْن َد Kelas X Pendidikan Keagamaan 138

Baca juga  Pulau Manakah Yang Paling Padat Penduduknya Di Indonesia Brainly

Artinya: “Wahai sekalian manusia! Sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal satu sama lain. Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah adalah yang paling bertakwa. Sesungguhnya, Allah mengetahui segalanya.” (Q.S. al-Hujurat/49:13) g. Dakwah Islam yang damai adalah agama yang mengajarkan perdamaian, kasih sayang dan toleransi. Dakwah Islam juga harus dilakukan secara damai dan bermartabat. Tak hanya hasil, dakwah Islam juga banyak memperhatikan prosesnya. Proses dakwah hendaknya dilakukan dengan mengedepankan dakwah damai, bukan kekerasan dan pemaksaan terhadap seseorang. Penyebaran beasiswa

Buku ajaran islam, rukun islam adalah ajaran nabi, inti ajaran buddha, inti ajaran kristen, inti ajaran syekh siti jenar, ajaran islam, inti ajaran kristen adalah, inti ajaran, inti ajaran tasawuf, inti ajaran syiah, inti ajaran agama buddha, inti ajaran yesus