Bagaimana Pembagian Iklim Di Amerika Dan Daerahnya Menurut Fisisnya

Bagaimana Pembagian Iklim Di Amerika Dan Daerahnya Menurut Fisisnya – Amerika Serikat atau United States of America (USA) adalah negara yang terletak di benua Amerika Utara. Negara Paman Sam terkenal dengan iklimnya yang bervariasi.

Dikutip dari Geografi Kelas XII Hartono, secara geografis, Amerika Serikat berbatasan dengan Kanada di utara, Meksiko dan Teluk Meksiko di selatan, Samudra Atlantik di timur, dan Samudra -Pasifik di barat.

Bagaimana Pembagian Iklim Di Amerika Dan Daerahnya Menurut Fisisnya

Amerika Serikat memiliki 50 negara bagian. 48 di antaranya berada di benua antara Kanada dan Meksiko, sementara dua terpisah dari benua. Keduanya adalah Alaska yang berada di ujung barat laut Amerika Utara dan negara kepulauan Hawaii yang berada di tengah Samudera Pasifik.

Bagaimana Pembagian Iklim Di Amerika Dan Daerah Menurut Fisisnya

Amerika Serikat adalah negara terbesar ketiga di dunia dengan populasi lebih dari 325 juta, menurut Biro Sensus Amerika Serikat. Selain penduduk asli Amerika yang sudah tinggal di benua itu, populasi Amerika Serikat dibangun di atas imigrasi dari negara lain. Inilah yang menjadikan Amerika Serikat sebagai negara multikultural.

Selain memiliki budaya yang berbeda, Amerika Serikat juga memiliki iklim yang berbeda. Mulai dari iklim laut sedang hingga iklim gersang atau stepa.

. Iklim ditentukan oleh sistem iklim suatu wilayah. Ada lima komponen utama yang digunakan dalam sistem iklim, antara lain atmosfer, hidrosfer, kriosfer, permukaan tanah, dan biosfer.

Sistem iklim di Amerika Serikat bervariasi. Sebagian besar iklim di Amerika Serikat dipengaruhi oleh lokasi dan waktu dalam setahun

Mengapa Indonesia Memiliki 3 Daerah Waktu

Amerika Serikat juga dipengaruhi oleh iklim arktik (subarktik), khususnya di wilayah Alaska. Di Alaska, suhu udara cenderung lebih dingin karena letaknya yang dekat dengan kutub. Suhu rata-rata di wilayah ini sekitar -18°C hingga -35°C di musim dingin dan 5°C-15°C di musim panas.

Secara umum, Amerika Serikat memiliki 4 musim, termasuk musim semi, musim panas, musim gugur, dan musim dingin. Di musim dingin suhu bisa mencapai -30°C. Sementara itu, sebagian besar Amerika Serikat dapat mencapai suhu 27°C pada musim panas meteoros: benda-benda di udara logos: sains atau studi Definisi: Ilmu yang mempelajari proses fisik dan fenomena meteorologi yang terjadi di atmosfer, terutama di bagian bawah lapisan, yaitu Troposfer (Bayong, 1999: 3), ilmu yang mempelajari atmosfer yang melibatkan kondisi fisik dan dinamisnya serta interaksinya dengan permukaan dunia di bawahnya (Susilo, 1996: 8a).

Baca juga  Bagaimana Cara Bersyukur Dengan Perbuatan

2 Klimatologi : – iklim : kemiringan imajiner bumi yang mengarah pada pengertian tempat ≈ garis lintang, – logos : ilmu atau kajian Definisi : ilmu yang mempelajari tentang iklim, yang menggambarkan atau mendeskripsikan dan menjelaskan sifat iklim, persebarannya dalam ruang dan variasinya sepanjang waktu, hubungannya dengan berbagai unsur lingkungan alam dan aktivitas manusia lainnya (Susilo, 1996: 105). Suatu ilmu yang mencari gambaran dan penjelasan tentang sifat iklim, mengapa iklim berbeda di berbagai tempat di muka bumi, dan bagaimana hubungan iklim dengan aktivitas manusia (Bayong, 1999: 3) . Ilmu yang mempelajari jenis-jenis iklim di dunia dan penyebabnya (Bayong, 1999: 3).

Meteorologi mempelajari proses dinamis atau fenomena fisik di lapisan atmosfer bumi, dan menekankan perubahan kondisi atmosfer yang terjadi dalam waktu singkat, seperti: variasi harian unsur-unsur iklim, sedangkan -klimatologi mempelajari karakteristik iklim antar wilayah. , dan menekankan al rata-rata. tingkat unsur iklim yang menjadi ciri suatu daerah, sehingga dapat digunakan sebagai penduga keadaan suhu, kelembaban udara, intensitas cahaya, curah hujan dan angin di suatu daerah pada saat tertentu (Benyamin, 2002: 3).

Dinamika Atmosfer Dan Dampaknya Terhadap Kehidupan

Waktu adalah keadaan fisik atmosfer di suatu tempat, pada suatu waktu. Keadaan fisik atmosfer dinyatakan dengan hasil pengukuran atau pengamatan berbagai unsur meteorologi (Susilo, 1996: 104). Unsur meteorologi : – temperatur, – curah hujan, – tekanan udara, – kelembaban udara, – arah dan kecepatan angin, – tutupan awan, dan – radiasi matahari dan lain-lain (Susilo, 1996: 104) Iklim adalah keadaan yang menjadi ciri khas atmosfer ( yaitu pengukuran hasil atau pengamatan berbagai unsur meteorologi) pada suatu wilayah dalam jangka waktu yang lama, yaitu ± 30 tahun. Jangka waktu ini dianggap cukup lama untuk mengkompensasi variasi kecil (Susilo, 1996: 104).

Klimatologi regional, mengungkap iklim di berbagai wilayah di dunia, Klimatologi sinoptik, mempelajari iklim suatu wilayah dengan menghubungkannya dengan pola sirkulasi atmosfer, Klimatologi fisik, melibatkan studi tentang perilaku berbagai elemen meteorologi dan berbagai proses di atmosfer menggunakan prinsip-prinsip fisika, klimatologi dinamis, kajian pergerakan atmosfer dalam berbagai skala, khususnya sirkulasi umum atmosfer, klimatologi terapan, penerapan ilmu dan prinsip klimatologi untuk memecahkan masalah-masalah praktis untuk kepentingan kesejahteraan manusia, klimatologi sejarah, mempelajari perkembangan iklim selama periode sejarah.

Makroklimatologi, ilmu yang mempelajari iklim pada wilayah yang luas dengan dimensi horizontal hingga global. ke permukaan bumi dengan dimensi horizontal yang relatif kecil, yaitu kurang dari 100 meter.

Baca juga  Berikut Ini Yang Bukan Unsur Seni Rupa Adalah

Pendekatan tradisional mensintesis hasil pengamatan bertahun-tahun terhadap berbagai elemen iklim dan menganalisisnya untuk mendapatkan gambaran tentang berbagai proses yang menyebabkan iklim.Pendekatan modern adalah pendekatan berdasarkan pengamatan menggunakan teknologi canggih, seperti satelit. Satelit dapat mengamati unsur-unsur iklim di permukaan maupun dalam arah vertikal (pengamatan dalam tiga dimensi), sehingga memungkinkan untuk melihat iklim bumi sebagai satu kesatuan global yang melibatkan seluruh sistem iklim.

Asia Dan Benua Benua Lain Di Dunia

Sifat iklim di permukaan bumi bervariasi dari satu tempat ke tempat lain, sehingga pembagian zona iklim dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu: Posisi relatif terhadap orbit matahari (garis lintang) Menurut hukum Lambert diketahui kerapatan cahaya aliran energi yang diterima per satuan luas akan mencapai maksimum jika berkas cahaya jatuh tegak lurus permukaan. Karena bumi berbentuk bulat, daerah di sekitar khatulistiwa menerima energi cahaya matahari lebih banyak daripada daerah di garis lintang tinggi di BBU dan BBS. Sumbu rotasi Bumi selama rotasinya akan berayun ke kiri dan ke kanan membentuk sudut maksimum 23,5o dari posisi tegak lurusnya, sehingga orbit matahari bergerak mulus dari -ekuator pada 21 Maret ke utara ke garis lintang. 23o27’N (Tropik Kanker). ) pada tanggal 21 Juni, kemudian kembali ke ekuator pada tanggal 23 September dan dilanjutkan ke selatan hingga garis lintang 23o27’S (Tropic of Capricorn) pada tanggal 22 Desember.

9 Saat matahari berada di Tropic of Cancer, sebagian wilayah kutub selatan selalu gelap, dengan batas zona gelap dan terang terletak pada garis lintang 66o33’LS (Lingkaran Antartika), sedangkan saat x – matahari berada di Tropic of Capricorn, bagian kutub utara selalu gelap, dengan batas antara daerah gelap dan terang berada pada garis lintang 66o33’N (Lingkaran Arktik)

Radiasi matahari kumulatif tahunan yang diterima di daerah tropis akan lebih tinggi daripada di lintang tinggi, sehingga suhu permukaannya juga relatif lebih tinggi. Panjang hari (long sun) di daerah tropis relatif konstan sepanjang tahun, yaitu 12 jam, sedangkan di daerah kutub panjang hari akan semakin bervariasi, mencapai maksimal 24 jam pada musim panas dan minimal 24 jam pada musim panas. 0 jam di musim dingin Lintang 0o 17o 41o 49o 63o 66o 30′ 67o 21′ 90o Hari (jam) 12 13 15 16 20 24 1 bulan 6 bulan

Suhu air (laut) naik lebih lambat, tetapi air dapat menyimpan panas lebih lama daripada daratan. Ini karena air memiliki panas spesifik yang lebih tinggi daripada bumi. Panas spesifik adalah jumlah energi yang diperlukan untuk menaikkan suhu 1 gram air sebesar 1 °C. Oleh karena itu, iklim di atau dekat pantai pulau akan lebih sejuk untuk daerah tropis dan lebih hangat untuk garis lintang utara Tropic of Cancer (bagian utara pantai barat Amerika Serikat dan Kanada) atau selatan Tropic of Capricorn ( misalnya Kepulauan Selandia Baru). ). Perubahan arah angin Perubahan arah angin dapat mempengaruhi iklim, karena merupakan faktor penting dalam distribusi uap air/kelembaban dan panas (dibawa langsung oleh angin atau tidak langsung oleh arus-laut) di permukaan bumi.

Baca juga  Karbon Monoksida Yang Terdapat Dalam Asap Rokok Bersifat Racun Karena

Clean Development Mechanism (cdm), Upaya Pengurangan Emisi Global Dan Peran Indonesia Di Dalamnya (2022)

Penampakan permukaan bumi (geomorfologi) dan ketinggian (elevasi) akan mempengaruhi iklim. Pegunungan dapat bertindak sebagai penghalang fisik terhadap pergerakan angin, menyebabkan udara dipaksa ke atas, menyebabkan udara mengembang dan suhu turun secara adiabatik, dan jika udara mengandung uap air, awan terbentuk dan mengembun. Rata-rata suhu udara di dataran tinggi akan memiliki suhu udara yang lebih rendah dibandingkan dengan di dataran rendah, hal ini dikarenakan udara di dataran tinggi lebih tipis sehingga kurang mampu menyimpan panas dibandingkan dengan udara di dataran rendah yang padat.

Penyebaran berbagai jenis tumbuhan akan dibatasi oleh kondisi iklim dan tanah serta daya adaptasi masing-masing jenis tumbuhan. Hubungan antara vegetasi dan iklim merupakan hubungan yang saling mempengaruhi, karena selain iklim dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan vegetasi, keberadaan vegetasi juga dapat mempengaruhi iklim sekitar. Semakin padat dan luas area vegetasi, semakin kuat pengaruhnya terhadap iklim. Peran vegetasi mirip dengan badan air, karena vegetasi mengandung banyak air dan memberikan kontribusi uap air dalam jumlah besar ke atmosfer melalui proses transpirasi. Kepadatan dan jenis vegetasi

Orang Yunani kuno mengetahui adanya hubungan antara suhu dan garis lintang dan membagi belahan bumi utara dan selatan menjadi 3 zona iklim, yaitu: zona panas/tropis (terik) adalah daerah yang suhunya selalu tinggi dan tidak ada c’ adalah musim dingin, zona sedang adalah daerah dengan musim yang berbeda, yaitu hangat/panas dan musim dingin/dingin, dan zona dingin/kutub (frigid ) adalah daerah yang suhunya rendah sepanjang tahun dan tidak ada musim panas,

Wladimir Koeppen (1846 – 1940) Klimatologi Jerman membagi 5 (lima) jenis iklim, yaitu:

Xiv. Klasifikasi Iklim

Pembagian iklim dunia, pembagian iklim, pembagian iklim menurut junghuhn, pembagian iklim di bumi, pembagian iklim menurut oldeman, bagaimana iklim di indonesia, pembagian iklim menurut schmidt ferguson, pembagian iklim menurut koppen, pembagian iklim di dunia, pembagian iklim di indonesia, iklim di benua amerika, pembagian iklim matahari